Tammy Abraham Merasa Lebih Kesepian Saat Jadi Penyerang Chelsea

Abdi Rafi Akmal | 20 September 2022, 11:21
Pemain AS Roma, Tammy Abraham (c) AP Photo
Pemain AS Roma, Tammy Abraham (c) AP Photo

Bola.net - Tammy Abraham adalah sosok yang berbeda saat berseragam Chelsea dan AS Roma. Perbedaan ini dipengaruhi oleh sistem bermain tim. Menurutnya, dia lebih ‘kesepian’ di depan selama di Chelsea, tidak seperti di Roma.

Tammy meninggalkan Chelsea tidak dengan puja-puji. Sebagai seorang penyerang, ia hanya mencetak 12 gol di seluruh ajang pada musim 2020/2021, lalu memutuskan pindah ke AS Roma di musim berikutnya.

Di luar dugaan, Tammy justru langsung jadi juru gedor utama Giallorosi. Dalam satu musim pertamanya, Tammy sudah mencetak total 27 gol di seluruh ajang untuk Roma.

Ia tidak menyangkal bahwa sistem tim mempengaruhi penampilannya di lapangan. Gaya permainan Roma sejak musim lalu telah membawanya pada kualitas terbaik yang dimilikinya.

1 dari 4 halaman

Pekerjaan yang Sepi

Tammy Abraham (c) AP Photo

Tammy Abraham (c) AP Photo

Menurut Tammy, jadi seorang penyerang di Chelsea seringnya harus terisolasi dari tugas menyerang. Sebab, Chelsea lebih mementingkan lini tengah dan lini belakang.

Begitu masuk fase menyerang, penyerang tidak jadi fokus utama serangan. Penyerang condong jadi pemberi bantuan kepada rekan-rekannya yang lain dari lini di belakangnya.

“Lini tengah dan lini belakang adalah komponen vital di Chelsea. Jadi kalau kalian seorang penyerang, tugas kalian akan terasa sangat sepi dan sendirian di depan. Dan itu akan menyulitkan,” ujarnya kepada Daily Mail.

2 dari 4 halaman

Peran yang Berbeda

Tammy Abraham vs Romelu Lukaku (c) AP Photo

Tammy Abraham vs Romelu Lukaku (c) AP Photo

Tammy lantas mengingat-ingat perannya di Chelsea yang diakuinya memang berbeda dengan di Roma. Hal yang sama pernah diutarakan oleh Romelu Lukaku yang sulit mencetak gol selama berseragam Chelsea.

“Saya ingat Lukaku pernah bilang bahwa dia di Inter Milan lebih sering menghadap ke gawang secara langsung daripada di Chelsea. Kalau di Chelsea dia sering membelakangi gawang dan melakukan link-up play,” kata dia.

“Apa yang dikatakannya telah menyadarkan saya dan mengingat kembali peran yang saya mainkan di Chelsea.”

3 dari 4 halaman

Tidak Ada Kutukan

Tammy Abraham (c) AP Photo

Tammy Abraham (c) AP Photo

Banyak yang beranggapan bahwa para penyerang Chelsea dikutuk dengan nomor punggung 9 di Chelsea. Namun, Tammy menolak anggapan itu.

Menurutnya, setiap penyerang di Chelsea memiliki alasan yang berbeda yang membuat mereka kesulitan untuk tampil subur bersama The Blues.

“Tidak ada itu yang namanya kutukan di nomor punggung 9. Pasti akan ada setiap alasan di balik jeleknya performa striker Chelsea,” tandas dia.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR