BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Sudah Rajin Bikin Gol dan Bantu Inter Menang, Romelu Lukaku Masih Diragukan

14-01-2020 04:00 | Richard Andreas

Bomber Inter Milan, Romelu Lukaku (c) AP Photo Bomber Inter Milan, Romelu Lukaku (c) AP Photo

Bola.net - Striker Inter Milan, Romelu Lukaku, tidak benar-benar tenang meski telah terbukti mencetak banyak gol. Lukaku masih dikritik, kali ini tentang ketajamannya melawan tim-tim kuat.

Striker 26 tahun ini merupakan pembelian terbaik Inter musim ini. Di bawah Antonio Conte, Lukaku hidup kembali sebagai pemain baru. Dia telah mencetak 14 gol dari 19 penampilan di Serie A sejauh ini.

Biar begitu, Lukaku gagal mencetak gol ketika Inter bermain imbang 1-1 dengan Atalanta akhir pekan lalu. Inilah yang menyulut keraguan perihal performa striker Belgia tersebut.

Apa maksudnya? Baca halaman berikutnya ya, Bolaneters!

1 dari 2 halaman

Mengikuti Lukaku

Perkembangan performa Lukaku ini tidak lepas dari pengamatan Paolo Di Canio, salah satu legenda Serie A. Dia mengaku sudah lama mengikuti perkembangan Lukaku, sejak bertahun-tahun lalu ketika masih di Premier League.

Di Canio tahu Inter mendapatkan striker hebat, Lukaku akan menuntaskan tugasnya dengan baik. Namun, masih ada keraguan perihal ketajaman Lukaku saat melawan tim tangguh.

"Saya selalu berkata bahwa dia [Lukaku] akan mencetak banyak gol dan bahwa dia bakal jadi pemain yang jauh lebih penting untuk Inter," buka Di Canio kepada Sky Sport Italia.

"Sebab saya sudah mengikuti dia selama delapan tahun, sejak 2011, ketika dia tiba di Inggris."

2 dari 2 halaman

Satu Kelemahan

Justru karena terus mengikuti Lukaku itulah Di Canio bisa bicara soal kelemahan sang striker. Menurutnya, Lukaku memang bisa mencetak dua atau tiga gol dalam satu pertandingan, tapi hanya melawan tim yang lebih lemah. Ketika melawan tim kuat, Lukaku cenderung tumpul.

"Saya sudah menginginkan dia sebelum Conte, saya mengikuti dia sejak masih di Chelsea dan West Bromwich Albion," lanjut Di Canio.

"Namun, saya merasa bahwa saat melawan tim-tim seperti Genoa dia bisa mencetak gol luar biasa, tapi saat melawan tim-tim terbaik, dia tidak bisa melakukannya."

"Tidak mengejutkan Lukaku bisa mencetak empat braces, tapi hanya ke gawang tim-tim di peringkat 10 ke bawah," tandasnya.

Sumber: Sky Sport Italia

KOMENTAR

Sofia Kenin Petenis Belia yang Mengejutkan Australian Open 2020