BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Sudah Punya Romelu Lukaku, Inter Tak Butuh Erling Haaland

19-05-2020 09:13 | Aga Deta

Massimo Moratti (c) AFP Massimo Moratti (c) AFP

Bola.net - Mantan presiden dan pemilik Inter Milan Massimo Moratti memberikan pendapatnya mengenai sejumlah topik yang berkaitan dengan Inter. Salah satunya tentang Antonio Conte.

Conte datang ke Inter pada awal musim ini. Mantan manajer Chelsea itu berhasil mendongkrak performa La Beneamata secara besar-besar.

Di bawah Conte, Inter berhasil menjadi penantang gelar Serie A musim ini. Mereka menghuni posisi ketiga di Serie A sebelum kompetisi ditangguhkan akibat virus Corona.

Inter mengumpulkan 54 poin dari 25 pertandingan. Mereka berada di bawah Juventus dan Lazio.

1 dari 4 halaman

Antonio Conte

Kini banyak yang membandingkan Conte dengan mantan pelatih Inter Jose Mourinho. Namun, Moratti tidak mau membandingkan keduanya.

“Sulit untuk membuat perbandingan antar kedua pelatih. Mereka adalah dua profesional yang sangat serius, tetapi mereka bekerja dengan intensitas yang luar biasa," kata Moratti kepada Gr Parlamento.

“Mereka benar-benar percaya pada diri mereka sendiri. Conte menempatkan dalam jiwanya dan melakukan dengan baik. Saya sangat mempercayainya."

2 dari 4 halaman

Erling Haaland

Nama Erling Haaland saat ini menjadi buah bibir berkat penampilan impresifnya bersama Borussia Dortmund. Moratti mengaku sangat meyukai pemain asal Norwegia itu, tetapi Inter saat ini sudah punya Romelu Lukaku.

"Saya ingin merekrut Haaland, tetapi kami sudah memiliki Lukaku," lanjutnya.

3 dari 4 halaman

Sandro Tonali

Inter kabarnya juga mengincar Sandro Tonali. La Beneamata harus bersaing dengan Juventus untuk mendapatkan gelandang Brescia tersebut.

"Tonali adalah pemain yang sangat bagus, tetapi kami memiliki Sensi," kata Moratti.

4 dari 4 halaman

Steven Zhang

Pria berusia 75 tahun itu kemudian memberikan penilaian atas suksesornya Steven Zhang, yang merupakan presiden termuda dalam sejarah klub.

"Zhang adalah anak yang sensitif dan cerdas, yang mendekati [peran Presiden] dengan ketulusan hati dan rasa tanggung jawab yang kuat," ujar Moratti.

"Bahkan tanpa tradisi dan ingatan, saya sangat menghargainya mengenai bagaimana dia mengambil peran dengan rasa tanggung jawab."

Sumber: Sempre Inter

KOMENTAR