BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Stop Sok Main Cantik dan Bertarunglah, Inter Milan!

23-11-2020 10:20 | Richard Andreas

Skuat Inter Milan merayakan gol Romelu Lukaku ke gawang Torino di pekan ke delapan Serie A 2020-21 di Giuseppe Meazza, Minggu (22/11/2020) malam WIB. (c) AP Photo Skuat Inter Milan merayakan gol Romelu Lukaku ke gawang Torino di pekan ke delapan Serie A 2020-21 di Giuseppe Meazza, Minggu (22/11/2020) malam WIB. (c) AP Photo

Bola.net - Antonio Conte menyentil skuad Inter Milan yang harus bersusah payah untuk mengalahkan Torino 4-2 pada duel lanjutan Serie A 23/11/2020 dini hari WIB. Ya, Inter nyaris kalah pada pertandingan ini.

Nerazzurri tertinggal dua gol terlebih dahulu dan baru bisa bangkit setelah pertandingan berjalan 60 menit. Come back ini tentu impresif, tapi Conte sendiri tidak terlalu senang.

Dia lebih menyoroti kelemahan skuadnya selama 60 menit pertama yang membiarkan Torino bermain bebas dan mencetak dua gol.

Inter akan menjamu Real Madrid di Liga Champions tengah pekan ini, jelas mereka tidak bisa menunjukkan kesalahan yang sama.

Apa kesalahan yang dimaksud Conte? Selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

1 dari 2 halaman

Jangan hanya main indah

Bagi Conte, masalah Inter yang sekarang sudah terlihat jelas. Benar mereka punya beberapa pemain cerdas-kreatif di lapangan, tapi itu saja tidak cukup. Menurutnya Inter harus lebih garang, harus lebih berani bertarung.

"Saya tahu saya punya pemain-pemain cerdik dalam skuad, yang bisa menilai situasi dalam momen-momen sulit. Namun, ketika bicara soal memecahkan masalah di lapangan, terkadang beberapa situasi dinilai berlebihan," kata Conte kepada Foootball Italia.

"Seperti yang sudah saya katakan, kami harus berjuang dan bertarung, hanya dengan demikian setelahnya kami bisa bicara soal target dan tujuan."

"Jika kami mencoba melakukan segalanya dengan operan back-heel atau operan indah, kami tidak akan ke mana-mana," imbuhnya.

2 dari 2 halaman

Membakar semangat

Singkatnya, Conte ingin timnya menunjukkan semangat petarung. Mereka tim bagus, terbukti bisa membalikkan ketinggalan 0-2 jadi 4-2, tapi seharusnya laga bisa lebih mudah andai tidak memberi ampun pada lawan sejak awal.

"Saya ingin para pemain merasakan api semangat bahkan sejak berjalan di lorong memasuki lapangan, sejauh ini kami belum melakukan itu. Tim kami bagus, tapi kami perlu memahami pentingnya sikap itu," lanjut Conte.

"Yang berubah menjelang akhir pertandingan adalah keganasan kami dalam menekan lawan. Jika Anda menekan perlahan, bergerak mengalir, itu tidak akan melukai lawan."

"Anda membutuhkan keganasan, hasrat untuk bekerja keras dan merebut bola secepat mungkin," tandasnya.

Sumber: Football Italia

KOMENTAR