BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Soal Kisruh AC Milan dan ESL, Paolo Maldini Minta Maaf

22-04-2021 17:00 | Serafin Unus Pasi

Paolo Maldini (c) ACM Paolo Maldini (c) ACM

Bola.net - Direktur Teknik AC Milan, Paolo Maldini buka suara terkait keterlibatan timnya dalam European Super League. Maldini minta maaf kepada para fans Milan atas situasi itu.

Di awal pekan kemarin, ada kisruh yang cukup besar di sepakbola Eropa. Pasalnya AC Milan dan 11 klub top Eropa lainnya memutuskan untuk meluncurkan European Super League, kompetisi yang jadi tandingan UCL.

Namun karena penolakan yang masif dari berbagai kalangan, koalisi ESL mulai terpecah. Delapan dari 12 klub pendiri resmi mengumumkan mundur dari turnamen itu.

Menanggapi polemik itu, Maldini akhirnya bersuara. "Pertama-tama saya harus menjelaskan bahwa saya tidak terlibat dalam diskusi terkait Super League," buka Maldini kepada Sky Sports Italia.

Baca komentar lengkap Maldini di bawah ini.

1 dari 3 halaman

Tidak Dimintai Pertimbangan

Maldini mengaku bahwa ia sama sekali tidak dilibatkan dalam pembicaraan mengenai ESL. Ia menyebut para petinggi Milan yang mengambil keputusan tersebut.

"Saya baru tahu kabar itu pada hari Minggu malam, setelah pengumuman resmi itu dikeluarkan,"

"Keputusan Milan terlibat dalam kompetisi ini merupakan keputusan yang dibuat orang-orang yang posisinya lebih tinggi daripada saya. Saya sendiri cukup bingung dengan situasi ini,"

2 dari 3 halaman

Minta Maaf

Maldini juga menyadari bahwa keikutsertaan Milan di kompetisi ini telah melukai hati para fans.

Untuk itu Maldini mewakili manajemen Milan meminta maaf kepada para loyalis Rossonerri.

"Meski saya tidak terlibat, bukan berarti saya tidak bertangugng jawab untuk meminta maaf kepada para fans,"

"Saya meminta maaf tidak hanya kepada fans Milan melainkan seluruh fan ssepakbola yang merasa dikhianati atas tindakan yang dilakukan Milan," ujarnya.

3 dari 3 halaman

Mundur

AC Milan sendiri juga memutuskan untuk mundur dari ESL per kemarin.

Dalam keterangan resminya, Milan menulis bahwa mereka mundur akibat desakan dari para fans.

(Sky Italia)

KOMENTAR