BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Romelu Lukaku Ungkap Alasan Tolak Medali Runner-up di Final Liga Europa

10-10-2020 05:05 | Ari Prayoga

Selebrasi Diego Carlos dan ekspresi kekecewaan Romelu Lukaku dalam partai final Liga Europa 2019-20, Sabtu (22/8/2020) (c) Pool Getty via AP Photo Selebrasi Diego Carlos dan ekspresi kekecewaan Romelu Lukaku dalam partai final Liga Europa 2019-20, Sabtu (22/8/2020) (c) Pool Getty via AP Photo

Bola.net - Bomber Inter Milan, Romelu Lukaku akhirnya mengungkapkan alasan dirinya menolak pemberian medali perak untuk tim runner-up dalam final Liga Europa Agustus lalu.

Kala itu, Inter Milan gagal menjadi juara setelah harus mengakui keunggulan Sevilla dengan skor ketat 2-3. Lukaku sendiri berandil dalam proses terciptanya gol kemenangan tim lawan.

Lukaku yang merasa sangat terpukul pun hanya berjalan gontai dan memberikan penolakan ketika akan dikalungi medali perak seusai pertandingan.

1 dari 2 halaman

Mirip Antonio Conte

Liga menilai bahwa dirinya memiliki banyak kesamaan dengan sang pelatih di Inter, Antonio Conte. Pemain 27 tahun itu pun mengaku senang bisa berkarier di Italia.

“Italia cocok dengan gaya hidup saya. Kalau sudah tahu sebelumnya pasti pindah ke sini dulu," ujar Lukaku kepada VTM.

“Di Inter kami bermain dengan dua penyerang. Ketika saya bermain di sisi [Conte], dia membuat dirinya didengar, tapi saya dan pelatih rukun. Kami kurang lebih mirip. Seperti dia, saya juga benci kalah," imbuhnya.

2 dari 2 halaman

Pengakuan Romelu Lukaku

Lebih lanjut, Lukaku pun mengungkapkan alasan mengapa dirinya menolak pemberian medali bagi tim yang kalah di final Liga Europa yang digelar di Koln lalu.

“Saya tidak bisa, itu terlalu berat bagi saya. Saya selalu mengalami saat-saat ketika saya harus mengatakan tidak. Piala Super, Scudetto kalah satu poin, semifinal Piala Dunia bersama Belgia," tutur Lukaku.

“Itu semua mengerikan bagi saya. Saya telah mengeluarkan banyak keringat untuk mengejar target tersebut, kemudian saya tidak mendapatkannya. Saya butuh empat atau lima hari untuk melupakannya," tandansya.

Sumber: VTM

KOMENTAR