BERITA JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Rivalitas Mourinho vs Conte: Menanti Ejekan Si Botak dan Pengatur Skor Terulang

05-05-2021 11:20 | Asad Arifin

Jose Mourinho dan Antonio Conte. (c) MUFC
Jose Mourinho dan Antonio Conte. (c) MUFC

Bola.net - Serie A musim 2021/2022 bakal menjanjikan persaingan yang sengit. Sebab, AS Roma secara resmi telah menunjuk Jose Mourinho sebagai pelatih baru. Mourinho mulai bertugas pada musim depan.

Mourinho baru saja dipecat oleh Tottenham. Dia dinilai gagal meningkatkan performa tim pada paruh kedua musim 2020/2021.

Tak lama setelah dipecat Tottenham, Mourinho resmi diumumkan sebagai pelatih Roma untuk menggantikan tugas Paulo Fonseca. Mourinho terikat kontrak hingga 2024 bersama Roma.

Kedatangan Mourinho akan memberi warna baru bagi Serie A. Bukan hanya tentang hikayat meraih trebel bersama Inter Milan pada 2010 lalu, tapi juga tentang rivalitasnya dengan Antonio Conte.

1 dari 6 halaman

Dimulai Oktober 2016

Jose Mourinho (c) AFP
Jose Mourinho (c) AFP

Pertemuan pertama Mourinho dengan Conte sebagai pelatih terjadi di Serie A, tepatnya pada 2019. Saat itu, Mourinho dengan Inter Milan-nya harus rela kehilangan poin usai ditahan Atalanta racikan Conte.

Saat itu, tidak ada tensi panas antara Mourinho dan Conte.

Rivalitas keduanya bersemai di Inggris. Mourinho menyerang Conte usai kekalahan Manchester United dengan skor 4-0. Mourinho kesal dengan selebrasi yang dilakukan Conte.

"Anda tidak melakukan selebrasi seperti itu pada skor 4-0, Anda bisa melakukannya dengan skor 1-0, jika tidak maka akan memalukan bagi kami," kata Mourinho.

2 dari 6 halaman

Posisi ke-10 dan Si Botak

Antonio Conte adu mulut dengan Jose Mourinho. (c) ist
Antonio Conte adu mulut dengan Jose Mourinho. (c) ist

Perseteruan Mourinho dan Conte makin seru pada musim 2017/2018. Keduanya acap kali saling lempar sindiran, walau tidak terkait dengan laga Manchester United vs Chelsea.

Conte menyerang Mourinho lebih dulu dengan kata-kata berikut ini:

"Dua tahun lalu Chelsea finis di urutan ke-10. Itu tidak bisa terjadi lagi. Kami tahu kesulitannya dan pasti kami ingin menghindari musim Mourinho bersama Chelsea," ucap Conte.

Mourinho pun membalas dengan sangat pedas. "Saya bisa menjawab dengan berbagai cara, tetapi saya tidak akan kehilangan rambut saya untuk berbicara tentang Antonio Conte," katanya.

Conte mengalami kebotakan sejak masih mudah. Eks penggawa timnas Italia itu menjalani program transplantasi rambut.

3 dari 6 halaman

Si Pengatur Skor

Pelatih Inter Milan, Antonio Conte (c) AP Photo
Pelatih Inter Milan, Antonio Conte (c) AP Photo

Mourinho juga pernah menyindir masa lalu Conte. Seperti diketahui, Conte pernah mendapat sanksi dari FIGC lantaran terlibat dalam kasus pengaturan skor.

"Apa yang tidak pernah terjadi pada saya, dan tidak akan pernah terjadi, adalah diskors karena pengaturan skor. Itu tidak pernah terjadi pada saya dan tidak akan pernah terjadi," kata Mourinho.

4 dari 6 halaman

Sebut Conte Badut

Pertemuan Conte dan Mourinho musim lalu. (c) ist
Pertemuan Conte dan Mourinho musim lalu. (c) ist

Setelah menyinggung rambut Conte, Mourinho nampaknya belum cukup puas. Pria asal Portugal itu kembali membuat analogi yang tidak terduga. Dia menyindir gaya melatih Conte yang reaktif.

"Saya tidak berperilaku sebagai badut di pinggir lapangan, itu berarti saya kehilangan gairah saya. Saya lebih suka berperilaku layaknya yang saya lakukan, jauh lebih dewasa," kata Mourinho.

Conte pun membalas ucapan sang rival.

"Saya pikir ketika ada komentar seperti itu, komentar di mana Anda mencoba menyinggung orang lain dan tidak tahu yang sebenarnya terjadi, maka Anda adalah orang kerdil," balas Conte.

"Saya menganggapnya pria kerdil dan saya menganggapnya pria dengan profil yang sangat rendah," tegasnya.

5 dari 6 halaman

Bertemu Lagi di Serie A

Pelatih Inter Milan, Antonio Conte (c) LaPresse Via AP
Pelatih Inter Milan, Antonio Conte (c) LaPresse Via AP

Setelah rangkaian perang kata-kata di Premier League, Jose Mourinho bakal kembali bersua Antonio Conte musim depan. Namun, sebagai pembuka, Conte memberi sambutan yang hangat.

"Ini berita bagus untuk semua orang, saya mendoakan yang terbaik untuknya, kecuali saat dia bermain melawan Inter," kata Conte kepada Le Iene.

6 dari 6 halaman

Rekor Mourinho vs Conte

Sebagai pelatih, Jose Mourinho dan Antonio Conte sudah tujuh kali saling berjumpa. Keduanya pertama kali berjumpa di Serie A, ketika Conte melatih Atalanta dan Mourinho melatih Inter.

Conte masih unggul atas Mourinho dari sisi hasil. Sebab, dari tujuh pertemuan, Conte mampu meraih empat kemenangan. Mantan pelatih Juventus itu hanya dua kali kalah dan satu laga lainnya berakhir imbang.

Sumber: Football Italia

KOMENTAR