Rapor Pemain Inter Milan Saat Mengalahkan Empoli: Martinez Oke, Handanovic Kenapa?

Yaumil Azis | 7 Mei 2022, 06:27
Selebrasi pemain Inter Milan usai menjebol gawang Empoli dalam laga lanjutan Serie A, Sabtu (7/5/2022) dini hari WIB. (c) AP Photo
Selebrasi pemain Inter Milan usai menjebol gawang Empoli dalam laga lanjutan Serie A, Sabtu (7/5/2022) dini hari WIB. (c) AP Photo

Bola.net - Kemenangan penting berhasil diraih Inter Milan dalam pekan ke-36 Serie A yang digelar hari Sabtu (7/5/2022). Bermain di Giuseppe Meazza melawan Empoli, mereka sukses keluar sebagai pemenang dengan skor 4-2.


Dua dari empat gol Nerazzurri dalam laga itu dilesakkan oleh sang bintang, Lautaro Martinez. Satu gol lainnya dicetak Alexis Sanchez, dan sisanya tercipta karena gol bunuh diri Simone Romagnoli.

Empoli menghasilkan dua golnya dalam kurun waktu kurang dari 30 menit terhitung sejak kick-off yang membuatnya sempat unggul dari Inter. Aktor di balik kedua gol itu adalah Andrea Pinamonti dan Kristjan Asllani.

Lalu bagaimana rapor pemain Inter Milan saat hampir kalah di tangan Empoli? Ulasannya bisa disimak di bawah ini ya, Bolaneters!

1 dari 5 halaman

Kiper

Kiper Inter Milan Samir Handanovic. (c) AP Photo

Kiper Inter Milan Samir Handanovic. (c) AP Photo

Samir Handanovic - 5

Empoli cuma melesakkan empat tembakan, dua di antaranya menemui sasaran. Dari sini, bisa disimpulkan bahwa Samir Handanovic tidak mendapatkan ancaman berarti tapi gagal menghentikan setiap upaya mencetak gol dari Empoli.

Sang kiper tampak loyo. Ia hanya menyaksikan Pinamonti menjebol gawangnya tanpa ada usaha menjatuhkan tubuhnya demi menghentikan bola. Sementara di gol kedua, ia keluar dari sarangnya tapi gagal menutup jalur tembak Asllani.

2 dari 5 halaman

Bek

Aksi Milan Skriniar pada laga Inter Milan vs AC Milan di pekan ke-23 Serie A musim 2021/2022 (c) AP Photo

Aksi Milan Skriniar pada laga Inter Milan vs AC Milan di pekan ke-23 Serie A musim 2021/2022 (c) AP Photo

Milan Skriniar - 7

Minimnya kesempatan Empoli menghasilkan gol dikarenakan pertahanan Inter yang kuat. Kekuatan itu sendiri berasal dari penampilan impresif Milan Skriniar, yang mencatatkan dua tekel sukses dari data Whoscored.

Stefan de Vrij - 5

De Vrij menjadi celah yang bisa dieksploitasi oleh para pemain menyerang Empoli. Terutama pada gol kedua, di mana dirinya tidak memberikan tekanan berarti dan membiarkan Asllani membobol gawang Handanovic.

Federico Dimarco - 6

Dimarco terlambat menutup pergerakan Pinamonti yang kemudian berujung pada gol pertama Empoli. Akan tetapi, secara keseluruhan, ia menjadi pemain yang patut diberi pujian karena bermain cukup rapih di lini pertahanan.

3 dari 5 halaman

Gelandang

Selebrasi pemain Inter Milan usai menjebol gawang Empoli dalam laga lanjutan Serie A, Sabtu (7/5/2022) dini hari WIB. (c) AP Photo

Selebrasi pemain Inter Milan usai menjebol gawang Empoli dalam laga lanjutan Serie A, Sabtu (7/5/2022) dini hari WIB. (c) AP Photo

Denzel Dumfries - 6

Seperti biasa, pemain asal Belanda ini rajin naik-turun menyusuri sisi kanan lapangan untuk membantu lini depan dan belakang. Tiga tembakan dan satu tekel menggambarkan bahwa Dumfries melakoni tugasnya dengan sangat baik.

Nicolo Barella - 7

Barella konsisten dalam setiap pertandingan, dan itu juga terlihat dalam laga kali ini. Ia masih menjadi gelandang yang sering melakukan tusukan ke area lawan. Karena itu, ia hampir membuat Inter mendapatkan penalti di babak pertama.

Marcelo Brozovic - 7

Tenang bak air, Brozovic mengalirkan bola dengan sangat baik dan menjadi motor serangan Inter Milan. Beberapa umpan terobosan yang berbahaya dari pria asal Kroasia itu nyaris berbuah gol.

Hakan Calhanoglu - 8

Calhanoglu sukses menjalankan perannya sebagai penyambung antara lini tengah dan depan. Pemain asal Turki tersebut membantu proses terciptanya gol yang dicetak Martinez di menit ke-45.

Ivan Perisic - 6

Harus dimintai pertanggungjawaban karena meninggalkan posisinya terlalu jauh sebelum gol yang dicetak Pinamonti tercipta. Namun secara keseluruhan, ia bermain dengan solid dan melakoni tugas sama baiknya seperti Dumfries.

4 dari 5 halaman

Penyerang

Penyerang Inter Milan, Lautaro Martinez. (c) AP Photo

Penyerang Inter Milan, Lautaro Martinez. (c) AP Photo

Joaquin Correa - 6

Correa melepaskan empat tembakan yang dua di antaranya berhasil menemui sasaran. Cukup merepotkan kiper Empoli, Guglielmo Vicario, tapi selebihnya tidak menunjukkan kontribusi signifikan buat Inter Milan.

Lautaro Martinez - 9

Man of the match pada pertandingan kali ini dengan sumbangsih dua golnya. Ia jadi pemain paling merepotkan buat barisan pertahanan Empoli dengan catatan tujuh kali tembakan, tiga menemui sasaran.

5 dari 5 halaman

Pengganti

Ekspresi Alexis Sanchez pada leg kedua babak 16 Besar Liga Champions antara Liverpool vs Inter Milan (c) AP Photo

Ekspresi Alexis Sanchez pada leg kedua babak 16 Besar Liga Champions antara Liverpool vs Inter Milan (c) AP Photo

Arturo Vidal 6 - masuk menggantikan Hakan Calhanoglu pada menit ke-70. Bertugas sebagai penyaring serangan Empoli sebelum dihadapi barisan pertahanan. Bermain dengan apik tapi tidak begitu mengesankan.

Edin Dzeko 6 - masuk menggantikan Lautaro Martinez pada menit ke-70. Diharapkan mampu menghasilkan gol tambahan yang bisa mengunci kemenangan Inter Milan, tapi gagal melakukannya.

Danilo D'Ambrosio 6 - masuk menggantikan Federico Dimarco pada menit ke-70. Tugasnya tergolong mudah karena Empoli sendiri jarang melancarkan serangan-serangan berbahaya.

Matteo Darmian 6 - masuk menggantikan Denzel Dumfries pada menit ke-76. Minimnya waktu bermain membuat Darmian tidak leluasa memberikan kontribusi berarti.

Alexis Sanchez 7 - masuk menggantikan Joaquin Correa pada menit ke-82. Meski terlambat masuk, ia bisa jadi pemberi pukulan terakhir ke arah Empoli yang membuat Inter Milan menang dengan skor 4-2.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR