BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Puji Nicolo Barella, Lukaku Merasa Rekornya Tak Terlalu Penting?

11-08-2020 09:00 | Richard Andreas

Selebrasi bomber Inter, Romelu Lukaku usai membobol gawang Bayer Leverkusen, Selasa (11/8/2020) (c) AP Photo Selebrasi bomber Inter, Romelu Lukaku usai membobol gawang Bayer Leverkusen, Selasa (11/8/2020) (c) AP Photo

Bola.net - Romelu Lukaku kembali jadi tokoh utama kemenangan Inter Milan. Kali ini dia mencetak salah satu gol kemenangan Inter atas Bayer Leverkusen (2-1) pada duel perempat final Liga Europa.

Inter unggul terlebih dahulu lewat gol Nicolo Barella di menit ke-15, Lukaku menggandakannya di menit ke-21. Lalu, Leverkusen membalas satu gol lewat Kai Havertz di menit ke-24.

Tiga gol di babak pertama ini sudah cukup untuk menentukan hasil akhir. Lukaku terlibat langsung pada dua gol Inter, pergerakannya di kotak penalti berujung pada gol Barella.

Selain itu, satu gol yang dicetak Lukaku pun membuatnya memecahkan rekor sebagai pemain Inter pertama yang mencetak 6 gol beruntun di Eropa, juga pemain pertama yang bisa mencetak 9 gol beruntun di Eropa.

Rekor itu fantastis untuk pemain yang baru saja bergabung dengan Inter dan sudah bisa membungkus 31 gol di semua kompetisi sejauh ini.

Apa kata Lukaku soal rekornya? Scroll ke bawah ya, Bolaneters!

1 dari 2 halaman

Pilih Barella

Terlibat langsung pada dua gol, Lukaku seharusnya layak dipilih jadi man of the match. Namun, kali ini dia sendiri justru menunjuk Barella sebagai pemain terbaik.

Rekornya memang penting, Lukaku tahu itu. Namun yang lebih penting adalah kemenangan tim, dan Barella adalah aktor utama di balik itu.

"Rekor tetap rekor, tapi yang lebih penting adalah kemenangan ini. Leverkusen merupakan tim berkualitas dan punya pelatih hebat," ujar Lukaku kepada Football Italia.

"Kami membuat banyak kesalahan di depan, dan kami tidak menuntaskan peluang-peluang kami, padahal seharusnya bisa menang lebih besar."

"Pertahanan tampil sangat baik dan menurut saya man of the match-nya adalah Barella, beberapa pekan terakhir dia tampil fantastis, dia ada di mana-mana," imbuhnya.

2 dari 2 halaman

Kurang mematikan

Pasukan Conte dinilai punya potensi luar biasa, tapi cenderung membuang-buang peluang di lini serang. Inter bahkan sempat dihadiahi dua penalti, tapi keputusan itu ditarik wasit setelah melihat VAR.

"Kami jelas sudah berkembang baru-baru ini, kami hanya perlu memaksimalkan lebih banyak peluang kami dan menuntaskan pertandingan lebih cepat," lanjut Lukaku.

"Sekarang kami punya sepekan untuk bersiap menyambut semifinal. Itu bakal jadi pertandingan sulit lainnya dan kami harus siap," tandasnya.

Ingin tahu informasi jadwal, live streaming, dan highlights Liga Europa lainnya? Yuk klik di sini!

Sumber: Football Italia

KOMENTAR