BERITA JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Polemik yang Ditimbulkan Chiellini Sampai Membuat Legenda Juventus Turun Gunung

11-05-2020 09:38 | Yaumil Azis

Giorgio Chiellini menetak gol pada laga Parma vs Juventus pada pekan pertama Serie A musim 2019/2020, Sabtu (24/8/2019). (c) AP Photo
Giorgio Chiellini menetak gol pada laga Parma vs Juventus pada pekan pertama Serie A musim 2019/2020, Sabtu (24/8/2019). (c) AP Photo

Bola.net - Komentar kapten Juventus, Giorgio Chiellini, mengundang perhatian banyak orang. Tidak terkecuali legenda Juventus di era '80-an, Marco Tardelli.

Baru-baru ini, Chiellini mengumumkan akan mengeluarkan bukunya. Dalam kesempatan yang sama juga ia mengikuti sesi wawancara bersama La Repubblica.

Pria berusia 35 tahun itu kemudian melontarkan beberapa komentar negatif soal pemain-pemain yang pernah bermain bersama dirinya. Secara khusus, ia menyerang Felipe Melo dan Mario Balotelli.

Tidak hanya itu, Chiellini juga mengungkapkan kebencian dirinya terhadap Inter Milan. Tentu saja masih dalam garis 'olahraga' seperti yang dilakukan Marco Materazzi terhadap Juventus beberapa waktu lalu.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2 halaman

Legenda Juventus Kecewa

Komentar Chiellini yang kontroversial itu kemudian mengundang tanggapan dari banyak pihak. Termasuk Melo serta Balotelli sendiri. Mereka menganggap Chiellini pengecut karena tidak pernah mengutarakan perasaannya secara langsung.

Tidak cuma kedua sosok tersebut, Tardelli pun tidak bisa menahan kritikannya terhadap Chiellini. Ia kecewa berat, sebab Chiellini menyandang status kapten Timnas Italia dan Juventus pada saat ini.

"Saya benar-benar kecewa membaca komentar Giorgio Chiellini, kapten skuat Italia, Juventus, dan sosok kuncul dalam asosiasi pemain," tulis Tardelli di media sosial Twitter miliknya.

2 dari 2 halaman

Rantai Kebencian Takkan Terputus

Tardelli juga menyoroti komentar Chiellini soal kebenciannya terhadap Inter Milan. Baginya, komentar itu hanya akan menimbulkan rasa benci yang lebih banyak di kemudian hari.

"Kata-kata yang berat kepada rekan setimnya - rekan yang seharusnya menganggapnya sebagai panutan. Menyatakan rasa benci terhadap klub lain hanya menciptakan kebencian yang lain lagi," tambahnya.

"Hormati lawan meski dalam pertarungan yang paling berat, itulah yang saya pelajari dari kapten seperti Dino Zoff dan Gaetano Scirea," pungkasnya.

Beberapa sosok legendaris lainnya, seperti Luca Toni dan Antonio Cassano, juga sudah ikut berkomentar. Sementara Chiellini tak kunjung mengklarifikasi pernyataannya itu kepada khalayak ramai.

(Football Italia)

KOMENTAR