BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Pesan Cassano di Tengah Pandemi Corona: Tetap di Rumah dan Bikin Bayi!

19-03-2020 22:18 | Dimas Ardi Prasetya

Antonio Cassano ketika memperkuat Italia, Mei 2014 (c) AFP Antonio Cassano ketika memperkuat Italia, Mei 2014 (c) AFP

Bola.net - Eks penyerang AC Milan Antonio Cassano meminta semua orang di Italia patuh menjalankan perintah karantina di kediaman masing-masing agar pandemi Virus Corona di negara itu cepat berakhr.

Sejak pertama kali muncul di Wuhan pada Desember 2019 lalu, Virus Corona telah menyebar ke ratusan negara. Italia menjadi salah satu negera yang paling tidak beruntung.

Sebab mereka menjadi negara yang terkena dampak paling parah di luar China. Awalnya pemerintah berusaha mencegah Covid19 menyebar dengan mengkarantina sejumlah daerah di utara Italia.

Namun karena virus itu penyebarannya makin tak terkontrol, pemerintah Italia akhirnya menetapkan karantina secara nasional. Semua penduduk harus tetap bertahan di dalam rumah, mengisolasi dirinya masing-masing.

Dengan demikian, virus itu tidak makin menyebar. Covid19 itu sendiri menyebar dengan parah karena awalnya penduduk Italia meremehkan virus tersebut.

1 dari 2 halaman

Pesan Cassano

Antonio Cassano kemudian berusaha memberikan pesan pada semua orang di Italia agar tidak membandel. Sebab jika mereka tak menuruti aturan pemerintah, pandemi itu tak akan cepat berakhir.

Ia sendiri awalnya juga sempat meremehkan virus tersebut. Kini ia memerintahkan agar semua orang agar tetap berdiam diri di rumah saja, dan melakukan kegiatan yang menyenangkan.

"Jika Anda terus keluar, kita masih akan berada di sini pada tahun 2040," ketus Cassano pada Tiki Taka, seperti dilansir Football Italia.

“Dua minggu yang lalu, saya pikir virus ini adalah sesuatu yang dangkal, tetapi kita harus takut pada virus ini. Tetap di rumah, menonton film, dan bikin bayi," imbuh pria yang juga pernah memperkuat Parma ini.

2 dari 2 halaman

Perpanjangan Masa Karantina

Pemerintah Italia sebelumnya menyatakan bahwa masa karantina di Italia akan berlaku hingga 3 April 2020 mendatang. Namun kabar terbaru menyebut bahwa masa karantina itu bisa diperpanjang.

Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte meluncurkan serangkaian tindakan yang mendesak orang untuk tinggal di rumah sebanyak mungkin dan berlatih menjaga jarak sosial untuk menghindari penularan. Tetapi setelah Italia mencatat jumlah kematian tertinggi dalam satu hari, Conte sekarang diperkirakan akan memperpanjang karantina keamanan melewati batas waktu 3 April.

Sebelumnya, ada laporan pada hari Rabu di mana jumlah korban yang meninggal dalam sehari mencapai 475 jiwa, setelah mereka positif terinfeksi Corona. Sampai saat ini, total jumlah korban yang meninggal akibat Covid19 tersebut di Italia mencapai lebih dari 3.000 jiwa.

(football italia)

KOMENTAR