BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Merendah, Giorgio Chiellini: Saya Bukan Bek Hebat Seperti Sergio Ramos atau Virgil van Dijk

05-02-2021 04:20 | Ari Prayoga

Giorgio Chiellini memberikan ban kapten Juventus pada Leo Bonucci (c) AP Photo Giorgio Chiellini memberikan ban kapten Juventus pada Leo Bonucci (c) AP Photo

Bola.net - Bek andalan Juventus, Giorgio Chiellini mencoba bersikap merendah dengan mengakui bahwa ia tak punya kualitas luar biasa seperti Sergio Ramos atau Virgil van Dijk.

Selama lebih dari satu dekade, Chiellini telah menjadi andalan di lini belakang Juventus. Berkat penampilan impresifnya, banyak menyebut bahwa Chiellini merupakan salah satu bek terbaik dunia.

Prestasi Chiellini pun tak main-main. Bek 36 tahun itu sukses mengantar Juventus meraih Scudetto dalam sembilan musim beruntun, serta membawa timnya dua kali tampil di final Liga Champions.

1 dari 2 halaman

Pengakuan Chiellini

Terlepas dari kualitasnya yang tak sehebat Ramos atau Van Dijk, Chiellini mengakui bahwa tekad untuk meraih kemenangan membuat dirinya bisa tampil bagus di lapangan.

"Untuk memenangkan pertarungan melawan penyerang Anda harus pesimis dan mengharapkan yang terburuk," ujar Chiellini kepada So Foot.

"[Andrea] Barzagli dan saya tidak memiliki kualitas yang luar biasa seperti Sergio Ramos atau Virgil van Dijk," tambahnya.

"Saya memiliki kepribadian ganda. Saya cukup pemalu dan pendiam, tetapi saya mampu melakukan apa pun di lapangan, hanya untuk menang," tukasnya.

2 dari 2 halaman

Kepuasan Chiellini

Lebih lanjut, Chiellini mengaku bahwa dirinya akan lebih puas jika mampu menggagalkan peluang emas tim lawan ketimbang mencatatkan namanya di papan skor.

"Saya sangat senang memenangkan sebuah duel. Ketika saya melakukan blok atau menghentikan gol, adrenalin saya meningkat," tutur Chiellini.

"Ini adalah kegembiraan yang berbeda dari mencetak gol. Ini tidak sebanding, tapi saya ingat ketika saya menggagalkan gol di pertandingan penting," lanjutnya.

"Misalnya, Gol yang saya cetak di perempat final Liga Champions melawan Barcelona memberi saya kegembiraan yang jauh lebih sedikit daripada menghentikan Harry Kane mencetak gol pada menit ke-89 melawan Tottenham." ungkapnya.

Sumber: So Foot

KOMENTAR