BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Mei 2002, Saat Nakata dan Junior Membawa Parma Juara

11-05-2020 10:09 | Gia Yuda Pradana

Hidetoshi Nakata (c) Parma Calcio 1913 Hidetoshi Nakata (c) Parma Calcio 1913

Bola.net - Sepanjang sejarahnya, Parma telah tiga kali menjuarai Coppa Italia. Yang terakhir, yang ketiga, mereka raih pada musim 2001/02.

Titel Coppa Italia yang pertama diraih Parma pada musim 1991/92. Di final, mereka mengalahkan Juventus dengan agregat 2-1.

Trofi kedua diraih Parma pada musim 1998/99. Mereka menang gol tandang dalam agregat 3-3 melawan Fiorentina di final.

Trofi ketiga diraih Parma pada Mei 2002. Di final, Parma kembali menaklukkan Juventus. Ini tak lepas dari kontribusi besar dua pemainnya waktu itu, yakni Hidetoshi Nakata dan Junior.

1 dari 5 halaman

Road to Final

Di musim sebelumnya, 2000/01, Parma lolos sampai final. Namun, mereka kalah melawan Fiorentina.

Sementara itu, langkah Juventus cuma sampai babak 16 besar. Juventus dikandaskan Brescia.

Di musim 2001/02, Parma dan Juventus sama-sama lolos ke final.

Di babak-babak sebelumnya, Parma berturut-turut menyingkirkan Lecce, Messina, Udinese, dan Brescia. Sementara itu, Juventus besutan Marcello Lippi sukses melewati hadangan Torino, Sampdoria, Atalanta, dan AC Milan.

2 dari 5 halaman

Final Leg Pertama - Stadio delle Alpi

Coppa Italia musim itu masih memakai sistem dua leg. Juventus menjadi tuan rumah leg pertama.

Leg pertama digelar di Stadio delle Alpi, 25 April 2002. Juventus memenangi pertandingan yang dipimpin wasit Pierluigi Collina itu dengan skor 2-1.

Juventus unggul melalui penalti Nicola Amoruso menit 5 dan gol Marcelo Zalayeta menit 12. Namun, Parma, yang waktu itu ditangani Pietro Carmignani, berhasil mencuri satu gol tandang melalui Hidetoshi Nakata di menit 90.

Gol eks gelandang Jepang itu adalah modal berharga untuk menatap leg kedua.

3 dari 5 halaman

Final Leg Kedua - Stadio Ennio Tardini

Leg kedua digelar di Stadio Ennio tardini, 10 Mei 2002. Bermodal gol tandang Nakata, Parma cukup percaya diri menatap duel penentuan ini.

Parma XI: Claudio Taffarel; Antonio Benarrivo, Junior, Luigi Sartor, Nestor Sensini; Aimo Diana, Matias Almeyda, Sabri Lamouchi, Johan Micoud, Hidetoshi Nakata; Marco Di Vaio.

Juventus XI: Fabian Carini; Alessandro Birindelli, Ciro Ferrara, Paolo Montero, Michele Paramatti, Gianluca Zambrotta, Cristian Zenoni; Antonio Conte, Alessio Tacchinardi; Nicola Amoruso, Marcelo Zalayeta.

4 dari 5 halaman

Gol Kilat Junior

Main di kandang sendiri, didukung para suporter setianya, Parma langsung mengambil serangan. Hasilnya instan.

Baru tiga menit laga berjalan, Parma sudah menyamakan agregat melalui gol Junior. Gol mantan bek kiri Brasil bernama lengkap Jenilson Angelo de Souza itu membuat Parma semakin percaya diri.

5 dari 5 halaman

Parma Juara

Juventus mencoba membalas. Di babak kedua, Lippi bahkan memasukkan Alessandro Del Piero, David Trezeguet, dan Marcelo Salas.

Namun, Parma mampu mempertahankan keunggulan mereka. Pada akhirnya, gol tunggal Junior sudah cukup bagi Parma untuk mengamankan gelar.

Parma unggul gol tandang dalam agregat 2-2, dan meraih titel Coppa Italia mereka yang ketiga.

KOMENTAR