BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Marotta tak Sabar Saksikan Duel Lawan Juventus vs Inter Milan

04-05-2021 19:37 | Dimas Ardi Prasetya

Milan Skriniar menyundul bola dengan dibayangi Cristiano Ronaldo di laga Inter Milan vs Juventus di Giuseppe Meazza, Senin (18/01/2021) dini hari WIB. (c) AP Photo Milan Skriniar menyundul bola dengan dibayangi Cristiano Ronaldo di laga Inter Milan vs Juventus di Giuseppe Meazza, Senin (18/01/2021) dini hari WIB. (c) AP Photo

Bola.net - CEO Inter Milan Giuseppe Marotta mengaku ia tak sabar menantikan duel antara Nerraruzzi melawan Juventus pada 15 Mei 2021 mendatang.

Marotta gabung dengan Inter pada tahun 2018 lalu. Sebelumnya ia bekerja di Juventus selama delapan tahun.

Hasil kerja Marotta langsung terlihat dalam tiga tahun. Inter musim ini berhasil meraih Scudetto lagi.

Ini adalah gelar Scudetto pertama Inter dalam 11 tahun terakhir. Kemenangan ini juga memutus dominasi Juventus dalam sembilan tahun terakhir.

1 dari 2 halaman

Marotta tak Sabar Saksikan Juventus vs Inter Milan

Inter Milan menjadi juara dengan menyisakan empat laga di Serie A. Salah satunya melawan Juventus pada pekan ke-37.

Pertandingan itu akan digelar di Juventus Arena. Giuseppe Marotta mengaku ia tak sabar untuk kembali ke sana dengan membawa status juara Inter Milan.

“Scudetto Inter adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Saya membayangkan akan memuaskan kembali sebagai juara Italia ke Turin pada 15 Mei," serunya kepada Tuttosport.

“Untuk menentukan nasib Juve. Itulah keindahan olahraga," ucap Marotta.

2 dari 2 halaman

Masih Berhubungan Baik

Giuseppe Marotta berperan besar dalam kesuksesan Juventus. Akan tetapi ia bisa dibilang tak berpisah secara baik-baik dengan Bianconeri.

Meski demikian ia mengaku tidak sakit hati. Marotta mengatakan ia masih berhubungan baik dengan banyak orang di Juventus, kecuali dengan CFO yang sekarang, Fabio Paratici.

“Pengalaman di Turin telah memberi saya banyak hal, kecuali perpisahan yang pahit. Jika kita ingin mendefinisikannya seperti itu," serunya.

“Saya tetap berhubungan baik dengan semua orang, kecuali Paratici, tapi pertanyaan itu lebih manusiawi daripada profesional," terangnya.

"Saya adalah seorang manajer yang biasa menerima pilihan klub tempat saya bekerja dan itu terjadi pada September 2018, bahkan jika saya sejujurnya tidak mengharapkannya," curcol Marotta.

Due Juventus vs Inter Milan nanti memang tak berarti apa-apa bagi Nerrazzuri. Namun bagi Bianconeri, itu bisa menentukan apakah mereka bisa finis di empat besar Serie A musim 2020-21 ini atau tidak.

(Tuttosport)

KOMENTAR