Kenapa AC Milan Gagal Mengalahkan Juventus? Begini Kata Stefano Pioli

Yaumil Azis | 24 Januari 2022, 10:55
Theo Hernandez dipepet Daniele Rugani di laga AC Milan vs Juventus di pekan ke-23 Serie A 2021-22 di San Siro, Senin (24/01/2022) dini hari WIB. (c) AP Photo
Theo Hernandez dipepet Daniele Rugani di laga AC Milan vs Juventus di pekan ke-23 Serie A 2021-22 di San Siro, Senin (24/01/2022) dini hari WIB. (c) AP Photo

Bola.net - AC Milan melewatkan tiga poin yang berharga usai bermain imbang melawan Juventus dalam laga lanjutan Serie A, Senin (24/1/2022) dini hari tadi. Apa yang membuat klub berjuluk Rossoneri tersebut gagal menuai kemenangan?


Seperti yang diketahui, pertandingan antara dua klub papan atas Italia itu berakhir dengan skor imbang 0-0. Sulit membaca siapa yang memegang kendali permainan, namun angin lebih berhembus ke arah Zlatan Ibrahimovic dkk.

Bisa dikatakan begitu karena Milan memiliki peluang emas yang lebih banyak dari Juventus. Menurut catatan, Milan melepaskan empat tembakan tepat sasaran dari 14 percobaan. Sementara itu, delapan tembakan Juventus melenceng semua.

Rossoneri memiliki kans untuk menang yang cukup besar dari rival bebuyutannya tersebut. Lantas, mengapa mereka gagal meraihnya? Stefani Pioli selaku arsitek Rossoneri memberikan penjelasan kepada awak media di akhir laga.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2 halaman

Masalah Milan

Masalah yang diungkapkan Pioli berkaitan dengan kurangnya presisi di kotak penalti lawan. Situasinya juga kian diperparah oleh kondisi lapangan yang menurut pria berumur 56 tahun tersebut dalam keadaan buruk.

"Kami sudah menunjukkan performa yang tepat untuk situasi dan lawan kami, tetapi kurang presisi di area penalti," ujarnya kepada DAZN.

"Keadaan lapangan juga tidak membantu, membuat kami melakukan beberapa sentuhan pertama yang buruk, harus melakukan sentuhan tambahan untuk mengendalikan bola dan itu membuat kami melambat," lanjutnya.

2 dari 2 halaman

Bukan Kesalahan Taktik

Pioli sudah melakukan perubahan untuk menjebol gawang Juventus dengan memindahkan Junior Messias ke tengah, namun masih gagal menghasilkan gol. Ia pun berkesimpulan kalau masalah Milan tidak terletak pada taktik.

"Kami mencoba jadi berbahaya dan membatasi kesempatan Juventus. Kami memindahkan Messias ke posisi yang lebih tengah, tapi kami kekurangan sesuatu di beberapa meter terakhir," kata Pioli lagi.

"Saya tidak berpikir kalau ini adalah masalah taktik, karena kami bisa memasukkan pemain-pemain ke dalam kotak penalti, tapi karena kesalahan pada bola terakhir," pungkasnya.

Ini akan menjadi PR besar buat Pioli untuk segera diperbaiki. Apalagi Milan akan berhadapan dengan rival bebuyutannya, Inter Milan, pada pertandingan berikutnya. Syukurnya laga tersebut baru digelar pada awal bulan Februari mendatang.

(DAZN via Football Italia)

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR