BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Juventus Melempem Karena Salah Ronaldo Cs, Bukan Sarri

18-07-2020 00:37 | Dimas Ardi Prasetya

Pemain Juventus, Maurizio Sarri. (c) AP Photo Pemain Juventus, Maurizio Sarri. (c) AP Photo

Bola.net - Eks gelandang Juventus Alessio Tacchinardi menyebut melempemnya permainan Bianconeri akhir-akhir ini merupakan kesalahan Cristiano Ronaldo dkk dan bukan Maurizio Sarri.

Juve berhenti berlari dalam tiga pertandingan terakhirnya di Serie A. Awalnya, mereka dikalahkan oleh AC Milan dengan skor 4-2.

Di pertandingan berikutnya melawan Atalanta, mereka cuma bisa bermain imbang 2-2. Mereka bahkan nyaris kalah jika bukan karena adanya penalti Cristiano Ronaldo.

Juventus juga gagal menang ketika bersua Sassuolo. Meski sempat unggul dua gol, mereka akhirya ditahan imbang dengan skor 3-3.

1 dari 2 halaman

Salah Pemain, Bukan Sarri

Alessio Tacchinardi lantas mengecam sikap para pemain Juventus. Ia menuding Cristiano Ronaldo dkk tidak melaksanakan instruksi Maurizio Sarri.

Tacchinardi mengatakan situasi ini bisa berbahaya bagi Juve. Sebab jika Bianconeri tak lekas membungkus gelar Scudetto, mereka bisa kepayahan ketika bermain di Liga Champions.

"Saya pikir Sarri yang meminta mereka melakukan ini, tetapi sekarang saya menjadi yakin para pemain tidak memberikan apa yang ia inginkan," cetus Tacchinardi kepada La Gazzetta dello Sport.

“Ini lebih ke kesalahan mereka ketimbang kesalahan pelatih, karena mereka bermain selama sekitar 20 menit dan kemudian kehilangan intensitas. Mereka bermain dengan api, karena jika perburuan gelar ditentukan di hari terakhir, itu akan menjadi bencana dan juga mempengaruhi performa mereka masuk ke Liga Champions," cetusnya.

"Juve harus memenangkan Scudetto lebih awal, kemudian mulai mengambil nafas dan beristirahat jelang lawan Lyon," seru Tacchinardi.

2 dari 2 halaman

Rabiot dan Ramsey Harus Segera Bangun

Alessio Tacchinardi kemudian membeberkan kritikannya kepada dua gelandang Juventus, Adrien Rabiot dan Aaron Ramsey. Dua pemain itu disebutnya belum tampil sesuai harapan.

"Saya tidak melihat adrenalin di pertahanan yang berasal dari upaya man-marking. Mereka terganggu dan kebobolan gol-gol absurd,” lanjut Tacchinardi.

“Tempo lini tengah juga terlalu lambat, selain Rodrigo Bentancur, yang mengingatkan saya pada campuran antara saya, Antonio Conte dan Claudio Marchisio," sambungnya.

“Semua yang lain bermain di bawah kemampuan mereka. Saya akan merekrut Ramsey dan Rabiot juga, tetapi mereka harus bangun. Keinginan Juve untuk lebih menghibur telah membuat mereka kehilangan keinginan untuk bertempur," tegasnya.

Juventus saat ini masih bertengger di peringkat pertama klasemen sementara Serie A. Pasukan Maurizio Sarri unggul enam poin dari Inter Milan yang ada di peringkat kedua.

(Gazzetta dello Sport)

KOMENTAR