Jose Mourinho Semprot Pemain AS Roma: Gak Ngerti Taktik, Gak Bisa Bedakan 5-3-2 dan 3-4-1-2

Asad Arifin | 5 Februari 2023, 10:20
Jose Mourinho Semprot Pemain AS Roma: Gak Ngerti Taktik, Gak Bisa Bedakan 5-3-2 dan 3-4-1-2
Selebrasi para pemain AS Roma (c) Alfredo Falcone/LaPresse via AP

Bola.net - Jose Mourinho memberikan kata-kata pedas untuk pemain baru AS Roma, Ola Solbakken. Sang pelatih menilai Solbakken tidak siap untuk bermain bersama AS Roma karena tidak punya pemahaman taktik yang bagus.

AS Roma baru saja meraih kemenangan atas Empoli pada laga pekan ke-21 Serie A musim 2022/2023, Minggu (5/2/2023) dini hari WIB. Pada duel yang dimainkan di Stadion Olimpico itu, Roma menang dengan skor 2-0.

Roma unggul cepat pada menit ke-2 dari gol Roger Ibanez. Lalu, pada menit ke-6, giliran Tammy Abraham yang mencetak gol. Menariknya, kedua gol tersebut lahir dari assist Paulo Dybala.

Roma menang setelah dua laga beruntun meraih hasil buruk, kalah dari Napoli dan Cremonese. Namun, hasil apik tidak membuat Mourinho otomatis mengeluarkan kata-kata baik. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.

1 dari 3 halaman

Pemain Gak Ngerti Taktik

Pada bursa transfer Januari 2023 lalu, AS Roma mendatangkan penyerang baru yakni Ola Solbakken. Pemain 24 tahun dibawa dari Bodo/Glimt dengan status gratis alias free transfer. Awalnya, Solbakken diprediksi akan debut lawan Cremonese atau Empoli.

Namun, pada dua laga tersebut, Solbakken hanya menjadi pemanis bangku cadangan. Mourinho menjelaskan mengapa Solbakken belum menjalani debutnya.

"Solbakken tidak memahami taktik dengan cara yang sama seperti pemain lainnya, dia tidak mengetahui perbedaan antara 5-3-2 dan 3-4-1-2, dia tidak memahami high press," ucap Mourinho dikutip dari Sky Sports.

"Solbakken harus belajar bagaimana bermain dengan kami. Anak itu punya kualitas, tetapi dia tidak bisa begitu saja menggantikan seseorang dan membuat tim menggunakan struktur yang sama," imbuh Mourinho.

2 dari 3 halaman

Keluhan yang Sama Sepanjang Musim

Pelatih AS Roma, Jose Mourinho (c) AP Photo

Pelatih AS Roma, Jose Mourinho (c) AP Photo

Performa AS Roma tidak buruk pada musim 2022/2023, tetapi juga tidak cukup bagus. Sejak awal musim, Mourinho mengeluhkan kedalaman skuad Roma yang tidak cukup kompetitif untuk bersaing di top level dan keluhan itu terus diulang hingga kini.

"Ada pelatih yang secara otomatis dapat melakukan dua pergantian pada menit ke-60, dua lagi pada menit ke-75. Saya tidak bisa melakukan itu, saya harus mengukur setiap menit," kata Mourinho.

Mourinho punya banyak batasan untuk bisa memperkuat skuad AS Roma. Tak banyak dana yang dikucurkan klub untuk membawa pemain baru. Di awal musim, Roma mendapat berkah karena Paulo Dybala bergabung dengan status free transfer.


KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR