BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Jangan Hapus Inter Milan dari Perburuan Scudetto Musim Ini

03-06-2020 08:55 | Yaumil Azis

Inter Milan (c) AP Photo Inter Milan (c) AP Photo

Bola.net - Sejak dikalahkan Juventus di laga pekan ke-26 Serie A, Inter Milan jadi semakin jauh dari puncak klasemen. Namun Arrigo Sacchi meminta publik untuk tidak mencoret klub besutan Antonio Conte itu dari perebutan gelar musim ini.

Inter Milan sempat begitu perkasa pada musim ini. Mereka menempati puncak klasemen selama beberapa pekan dan membuat Juventus selaku juara bertahan kerepotan untuk merebut singgasananya.

Namun, sedikit demi sedikit, performa Inter menunjukkan penurunan. Kekalahan atas Juventus mempertegas posisi mereka di peringkat ke-3 klasemen sementara Serie A.

Sampai sekarang, mereka belum mampu memperbaiki posisinya. Pasalnya pandemi virus Corona yang menyerang berbagai belahan Italia membuat kompetisi Serie A harus mengalami penundaan.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2 halaman

Jangan Hapus Inter dari Perburuan

Setelah lama tertunda, Serie A akhirnya akan kembali mulai tanggal 20 Juni mendatang. Inter Milan sendiri baru bermain pada tanggal 22 dengan Sampdoria sebagai lawannya. Partai ini akan dilangsungkan di Giuseppe Meazza.

Perlu diketahui bahwa Inter sedang tertinggal delapan poin dari penghuni peringkat ke-2, Lazio. Untungnya, ini adalah laga tunda sehingga jika menang, jarak mereka dengan Biancocelesti bisa dipangkas.

Arrigo Sacchi, yang pernah menukangi AC Milan, meyakini bahwa peluang Inter untuk meraih Scudetto di akhir musim belum tertutup. "Saya melihat jadwal pertandingan dan sepertinya jalan Inter cukup mudah," ujarnya ke Gazzetta dello Sport.

"Saya pikir Conte bisa membawa mereka berjuang untuk kembali ke puncak, meskipun bila Juve, dengan skuat yang tersedia, dan Lazio, dengan motivasi yang tinggi, bakalan memulai dengan keuntungan," lanjutnya.

2 dari 2 halaman

Cuaca Menjadi Momok Utama

Fisik akan menjadi masalah utama buat Inter Milan dan semua peserta Serie A musim ini. Bagaimana tidak, mereka akan menjalani pertandingan dalam situasi cuaca panas yang menyengat.

Sacchi pernah memiliki pengalaman yang serupa sewaktu menukangi Timnas Italia di tahun 1994. Ia mengatakan bahwa bertanding saat Italia sedang menjalani musim panas bukan perkara yang mudah.

"Saya menjadi pelatih Italia, yang pada Piala Dunia 1994 bermain di siang hari, di bawah matahari yang seperti neraka dengan tingkat kelembaban udaranya mencapai 90 persen," tambahnya.

"Itu tidak mudah, sungguh. Tapi jika anda berlatih dengan baik dan bila anda berencana untuk memulihkan diri, anda bisa melakukannya. Manusia, dalam perjalanan panjangnya, selalu menang melawan alam," pungkasnya.

(Football Italia)

KOMENTAR