BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

'Ibrahmovic Bisa Terus Main Sampai Usia 50 Tahun!'

15-12-2020 07:00 | Richard Andreas

Penyerang AC Milan, Zlatan Ibrahimovic. (c) AP Photo Penyerang AC Milan, Zlatan Ibrahimovic. (c) AP Photo

Bola.net - Tidak ada yang menduga Zlatan Ibrahimovic masih tampil di level luar biasa di usia 39 tahun saat ini. Dia jadi salah satu pemain terpenting AC Milan, mencetak gol-gol penting dan menularkan mental juara.

Usia hanya sekadar angka bagi Ibra. Dia terbukti masih bisa mengatasi tuntutan fisik di Serie A, bahkan jadi salah satu pencetak gol reguler dari pekan ke pekan.

Karier Ibra sebenarnya sempat dicap tamat ketika dia hengkang ke MLS untuk LA Galaxy, biasanya pemain yang bermain di Amerika Serikat berarti sudah tidak cukup bagus untuk Eropa.

Meski begitu, Ibra membantah tudingan tersebut. Dia terbukti masih tangguh, dan mungkin masih bisa terus bermain sampai usia 50 tahun.

Setidaknya begitulah ucapan agen Ibra, Mino Raiola, yang meyakini kliennya masih mampu bermain 10 tahun lagi.

Selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

1 dari 2 halaman

Bisa terus sampai 50 tahun!

Setengah bercanda, Raiola meyakini Ibrahimovic masih bisa terus bermain di level top sampai usia 50 tahun. Dia tidak banyak melihat pemain dengan fisik setangguh Ibra, yang jelas jadi pembeda.

"Sepanjang karier, saya telah melihat pemain yang sudah kelelahan di usia yang sama dengan Zlatan. Saya nyaris merasa kasihan bagi mereka yang ingin terus melanjutkan kariernya," kata Raiola kepada Goal internasional.

"Namun, saya tak pernah melihat kelelahan ini dalam dirinya [Ibrahimovic]. Bagi saya, dia bisa dengan mudah bermain sampai lima tahun lagi."

"Saya menciptakan dia, dia bermain sebab saya membuat dia bermain. Dia bahkan bisa bermain sampai usia 50 tahun!" candanya.

2 dari 2 halaman

Buang-buang waktu

Raiola mengaku keliru sempat menyetir karier Ibrahimovic berbelok ke MLS beberapa tahun lalu, bergabung dengan LA Galaxy. Menurutnya masa-masa itu justru membuang waktu Ibrahimovic yang masih oke.

"Saya menyesal pernah membawa dia ke MLS, hanya buang-buang waktu di sana. Di masa depan dia akan memegang peran penting, bahkan mungkin dia bisa jadi presiden UEFA demi mengubah sepak bola," lanjut Raiola.

"Kami menjalin hubungan yang sangat baik, tapi itu pun terjadi untuk semua pemain lain, mereka adalah bagian dari keluarga saya."

"Dengan Zlatan, kami merangkai petualangan unik. Itu pun tak seberat yang terlihat," pungkasnya.

Sumber: Goal

KOMENTAR