BERITA JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Higuain Ungkap 'Borok' Juventus Era Sarri: Ada Pemain yang Membangkang

16-06-2021 13:57 | Asad Arifin

Pelatih Juventus, Maurizio Sarri. (c) AP Photo Pelatih Juventus, Maurizio Sarri. (c) AP Photo

Bola.net - Maurizio Sarri menutup karier kepelatihan bersama Juventus dengan status dipecat. Mantan anak asuh Sarri, Gonzalo Higuain, menyebut ada pemain yang tidak senang dengan cara mainnya.

Higuain datang ke Juventus pada 2016 dengan harga 90 juta euro. Musim pertamanya berjalan bagus. Higuaian mencetak 24 gol di Serie A. Namun, pada musim kedua, jumlah gol Higuain turun signifikan.

Juventus kemudian melepas Higuain ke AC Milan dan Chelsea pada musim 2018/2019. Pemain dengan julukan El Pipita itu kemudian kembali ke Juventus pada musim 2019/2020. Higiuain kembali ketika Sarri menjadi pelatih.

1 dari 2 halaman

Hubungan Baik Sarri dan Higuain

Sebelum bekerja sama di Juventus, Higuain sudah kenal Sarri dengan baik. Sebab, mereka pernah bekerja sama di Napoli. Higuain menikmati masa-masa yang indah di bawah bimbingan Sarri dan mencetak banyak gol bersama Napoli.

"Tahun pertama di Napoli saya menderita, tetapi ketika Sarri tiba, semuanya berjalan lebih baik," ucap Higuain.

"Sebelum kedatangan Sarri, saya ragu apakah akan melanjutkan atau tidak, tetapi setelah berbicara dengannya selama lima menit, meyakinkan saya untuk bertahan. Kemudian saya mencetak 36 gol bersamanya."

"Dia adalah guru yang hebat, dia adalah salah satu pelatih terbaik yang pernah saya miliki," tegasnya.

2 dari 2 halaman

Sarri di Juventus

Menurut Higuain, Sarri tidak bisa mengekspresikan gaya sepak bolanya dengan leluasa. Sebab, tidak semua pemain bersedia melakukan instruksi yang diberikan. Beberapa pemain diklaim tidak suka dengan sepak bola yang dimainkan Sarri.

"Saya rasa dia gagal menyampaikan ide permainannya kepada para pemain di Juventus. Sarri selalu ingin memainkan dua sentuhan meski itu berisiko. Beberapa pemain tidak senang bermain dengan cara ini," kata Higuain.

Sarri memberikan scudetto Serie A musim 2019/2020 kepada Juventus. Namun, gelar itu tidak mampu menyelamatkan Sarri dari pemecatan. Kegagalan di Coppa Italia dan Liga Champions jadi andalan Sarri dipecat.

Sumber: BoboTV

KOMENTAR