Gol AC Milan Dianulir, Calabria: Tak Dihalangi Pun, Handanovic Takkan Sanggup Menahannya

Yaumil Azis | 20 April 2022, 08:45
Duel Inter Milan vs AC Milan pada leg kedua semifinal Coppa Italia di Giuseppe Meazza, Rabu (20/4/2022) dini hari WIB. (c) AP Photo
Duel Inter Milan vs AC Milan pada leg kedua semifinal Coppa Italia di Giuseppe Meazza, Rabu (20/4/2022) dini hari WIB. (c) AP Photo

Bola.net - Kekalahan AC Milan dari sang rival, Inter Milan, di laga leg kedua semifinal Coppa Italia hari Rabu (20/4/2022) diselimuti kontroversi. Sebab gol Rossoneri yang dicetak Ismail Bennacer dianulir oleh wasit.

Gol tersebut tercipta pada menit ke-66, saat Milan sedang tertinggal dua gol dari Inter. Bennacer memanfaatkan bola liar untuk menjebol gawang Samir Handanovic dan mengubah skor jadi 1-2.

Namun selebrasi pemain Milan dirusak oleh VAR. Mereka meminta wasit yang memimpin pertandingan untuk meninjau kembali proses terciptanya gol, di mana ada indikasi offside karena posisi bek Milan, Pierre Kalulu.

Tayangan ulang membuat wasit jadi yakin untuk tidak memberikan gol kepada Milan. Duel berlanjut dan Inter menambah gol lewat Robin Gosens di menit ke-82, menyusul Lautaro Martinez yang mencetak dua gol sebelumnya.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2 halaman

Takkan Sanggup Dihalau Handanovic

Milan tidak bisa menerima keputusan wasit pada momen itu. Mereka percaya bahwa gol seharusnya tetap disahkan karena Kalulu tidak menghalangi pandangan Handanovic.

Bahkan pemain Inter lebih banyak berada di kotak penalti dan menghalangi pandangan sang kiper. Lagipula, menurut kesaksian Davide Calabria, pemain Nerazzurri melakukan komplain karena ada indikasi handsball, bukan offside.

"Pemain Inter tidak melakukan komplain soal offside, mereka menginginkan handball, yang di mana itu tidak terjadi. Handanovic takkan pernah menjangkau bolanya," kata bek AC Milan itu kepada Sky Sport Italia.

2 dari 2 halaman

AC Milan Marah

Terlepas dari itu, kekalahan 0-3 dari rival bebuyutannya bukan sesuatu yang bisa ditelan begitu saja. Terlebih Milan punya rekor bagus dalam urusan kebobolan dalam tujuh pertandingan terakhir di semua kompetisi.

"Kami marah, sebab saya tidak yakin ada perbedaan yang besar. kami harus fokus ke laga berikutnya sebab kami masih bisa merasakan penyesalan, tapi tidak untuk waktu lama, kami akan kembali ke jalur yang tepat segera," kata Calabria lagi.

"Kami harus lebih tajam. Kami menciptakan peluang dan seharusnya bisa lebih baik. Skor 0-3 tidaklah pantas. Kami tim yang bertahan dan menyerang bersama-sama dan menciptakan peluang, jadi kami harus berpikir positif serta lebih menentukan di depan gawang," pungkasnya.

Masih ada partai berat yang menanti Milan pada akhir pekan ini, dengan Lazio sebagai lawannya. Duel tersebut akan digelar di Stadio Olimpico pada Senin (25/4/2022) dini hari mendatang.

(Sky Sport Italia)

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR