BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Giorgio Chiellini: Dulu Saya Adalah Fans AC Milan, Tapi...

12-11-2019 01:39 | Yaumil Azis

Giorgio Chiellini menetak gol pada laga Parma vs Juventus pada pekan pertama Serie A musim 2019/2020, Sabtu (24/8/2019). (c) AP Photo Giorgio Chiellini menetak gol pada laga Parma vs Juventus pada pekan pertama Serie A musim 2019/2020, Sabtu (24/8/2019). (c) AP Photo

Bola.net - Bek sekaligus kapten Juventus, Giorgio Chiellini, melontarkan candaan saat menghadiri sebuah kegiatan di Allianz Stadium. Pria berumur 35 tahun tersebut berkata bahwa dirinya dulu pernah menjadi penggemar berat AC Milan.

Seperti yang diketahui, Milan merupakan salah satu rival bebuyutan Juventus. Keduanya kerap bersaing ketat untuk memperebutkan trofi dari pagelaran bergengsi seperti Serie A dan Liga Champions.

Pertemuan antara kedua tim seringkali menyajikan pertarungan yang sengit, bahkan pada musim ini, di saat Milan sedang terpuruk. Dalam laga lanjutan Serie A hari Senin (11/11/2019) kemarin, Juventus hanya mampu meraih kemenangan dengan skor tipis 1-0.

Baik Juventus dan AC Milan saling jual beli serangan dalam laga yang berlangsung di Allianz Stadium tersebut. Tanpa Wojciech Szczesny, gawang Bianconeri mungkin akan jebol berkali-kali pada malam itu.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2 halaman

Pengakuan Giorgio Chiellini

Chiellini sendiri tidak terlibat saat timnya berhadapan dengan Milan. Seperti yang diketahui, ia sedang mengalami cedera ACL dan harus absen paling tidak sampai tahun 2020 mendatang.

Di tengah waktu senggangnya, ia menghadiri kegiatan yang melibatkan Juve's Junior Members di Allianz Stadium. Ia membicarakan banyak hal, salah satunya adalah pengakuan soal dirinya, dulu, adalah fans berat AC Milan.

"Sayangnya, saya dulu adalah penggemar Milan, namun saya menjadi lebih baik. Saya menjadi lebih pintar sewaktu tumbuh besar," canda Chiellini seperti yang dikutip dari Football Italia. "Maldini adalah pemain favorit saya," sambungnya.

"Saya punya saudara kembar, dia fans Juve dan saya harus melawan dia dan memilih Milan. Bisa anda bayangkan betapa senangnya dia saat Juve membeli saya sewaktu masih berumur 20 tahun? Begitu saya pindah ke sini, saya langsung jatuh cinta dengan klub ini," lanjutnya.

2 dari 2 halaman

Chiellini Bagi-bagi Ilmu

Chiellini juga tidak pelit ilmu. Kepada anak-anak muda yang meramaikan kegiatan ini, ia menjelaskan beberapa tips soal bagaimana cara bertahan yang baik dan benar.

"Anda harus menemukan kesenangan dalam menghentikan pergerakan. Perasaan yang orang-orang rasakan saat mencetak gol, anda juga harus merasakan hal yang sama kala menghentikan mereka. Jika anda mampu merasakan itu, anda bisa menjadi bek hebat," tambahnya.

Sebagai penutup, Chiellini juga menyebutkan dua pertandingan yang takkan pernah dilupa. Yang pertama saat Juventus menghadapi Messina pada tahun 2005, dan kedua adalah kala Bianconeri bertemu Cagliari.

"Laga perdana saya akan selalu menjadi yang pertama. Itu saat melawan Messina dan kami menang 3-0. Lainnya adalah malam di Trieste [kontra Cagliari], torehan pertama [scudetto] kami. Perasaan pada malam itu sangat kuat, yang akan selalu tinggal di dalam diri saya," tutupnya.

(Football Italia)

KOMENTAR

Highlights Timnas Indonesia U-22 Taklukkan Thailand di SEA Games 2019