BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Gianluigi Buffon: Dua Scudetto Dicuri Dari Saya

28-07-2020 18:26 | Dimas Ardi Prasetya

Gianluigi Buffon saat memecahkan rekor penampilan terbanyak di Serie A pada laga kontra Torino, Sabtu (4/7/2020) (c) AP Photo Gianluigi Buffon saat memecahkan rekor penampilan terbanyak di Serie A pada laga kontra Torino, Sabtu (4/7/2020) (c) AP Photo

Bola.net - Kiper Juventus Gianluigi Buffon mengaku sangat senang bisa memenuhi target pribadinya yakni memenangkan 10 Scudetto, setelah dua di antaranya 'dicuri'.

Buffon telah membela Juve sejak tahun 2001 silam. Ia sempat angkat kaki dari Turin pada tahun 2018 lalu dan pindah ke PSG.

Namun setelah satu tahun, ia cabut dari PSG. Buffon ternyata memilih balik ke Juventus.

Setelah balik ke Allianz Stadium, Buffon kembali membantu Juve meraih gelar Scudetto lagi. Baginya, ini adalah gelar Scudetto yang ke-10.

1 dari 2 halaman

Scudetto yang Dicuri

Bagi Gianluigi Buffon, gelar Scudetto musim ini terasa begitu berarti. Sebab dengan demikian ia bisa memenuhi target pribadinya.

Sejak lama Buffon berharap bisa mengoleksi 10 gelar Scudetto. Namun keinginan itu tertunda cukup lama karena dua diantaranya 'dicuri.

"Saya senang. Penting bagi saya untuk memenuhi mimpi saja, jika tidak sesuatu akan tetap belum selesai,” kata Buffon kepada Il Corriere dello Sport.

“Saya punya target mencapai 10 Scudetti, karena dua di antaranya dicuri," sambung kiper 42 tahun tersebut.

Dua Scudetto yang dimaksud adalah Scudetto msim 2004-05 dan 2005-06. Dua gelar itu dicabut karena keterlibatan Juventus dalam skandal Calciopoli.

2 dari 2 halaman

Rekor Penampilan

Bagi Gianluigi Buffon, kembalinya dirinya ke Serie A musim ini membuatnya meraih rekor baru. Ia mencatatkan rekor penampilan terbanyak di Serie A.

Ia mengalahkan rekor yang sebelumnya disandang oleh legenda AC Milan, Paolo Maldini. Eks bek timnas Italia itu sebelumnya mencetak 647 penampilan di Serie A.

"Saya berhasil melakukannya. Bahkan rekor penampilan membuat saya senang. Tapi ini bukan tahun yang mudah. Saya selalu beradaptasi, saya pada dasarnya altruistik," serunya.

"Tapi saya harus berurusan dengan apa yang saya wakili, dan saya masih berpikir saya bisa mewakili [dengan baik]," tandasnya.

Selama di Juventus pada musim ini, Gianluigi Buffon tak lagi jadi pemain inti. Ia jadi lapis kedua di bawah Wojciech Szczesny.

(Corriere dello sport)

KOMENTAR