BERITA JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Gantikan Antonio Conte, Simone Inzaghi Dianggap Ideal untuk Inter Milan

07-06-2021 11:24 | Aga Deta

Mantan pelatih Lazio Simone Inzaghi. (c) AP Photo Mantan pelatih Lazio Simone Inzaghi. (c) AP Photo

Bola.net - Simone Inzaghi bakal menggantikan posisi Antonio Conte di Inter Milan pada musim depan. Menurut mantan pemain Inter Riccardo Ferri, Inzaghi merupakan pelatih yang ideal untuk Nerazzurri.

Conte belum lama ini meninggalkan Inter. Keputusan tersebut sangat mengejutkan mengingat Conte baru saja mempersembahkan trofi Serie A untuk Inter.

Tidak butuh waktu lama, Inter langsung menunjuk Simone Inzaghi sebagai pelatih baru. Mantan pelatih Lazio tersebut dikontrak selama dua tahun ke depan.

1 dari 3 halaman

Pelatih Ideal

Ferri sangat sangat mendukung penunjukan Inzaghi sebagai pelatih baru Inter. Menurutnya, Inzaghi merupakan sosok yang sangat ideal untuk mantan klubnya tersebut.

“Jika Inter ingin terus menjadi kompetitif, mereka harus memiliki pelatih yang memiliki karakteristik penting dan Inzaghi memiliki identitas yang ideal untuk duduk di bangku cadangan Inter,” kata Ferri kepada Tuttosport.

2 dari 3 halaman

Sesali Kepergian Conte

Conte memutuskan pergi karena tidak sepaham dengan kebijakan Inter. Padahal kontrak Conte tinggal tersisa setahun lagi.

Ferri sangat menyesali keputusan Conte untuk meninggalkan Giuseppe Meazza. Menurut Ferri, proyeknya di Inter masih belum selesai.

“Conte adalah pelatih top dan di level Eropa, ada banyak klub yang bisa memuaskannya, terutama di Inggris," lanjutnya.

"Saya mencintai Antonio, saya sangat menyesal dia meninggalkan Inter karena proyeknya belum selesai.”

3 dari 3 halaman

Penjualan Hakimi

Inter tengah mengalami krisis finansial. Nerazzurri dikabarkan akan mengorbankan Achraf Hakimi untuk menyelamatkan keuangan klub.

Raksasa Prancis PSG dilaporkan tertarik memboyong Hakimi. Mereka disebut bersedia menebus Hakimi dengan biaya yang mencapai 70 juta euro.

“Mengorbankan Hakim? Kami seharusnya tidak terkejut dengan penjualan juara tertentu, sepak bola berjalan satu arah dan Inter juga harus beradaptasi,” imbuhnya.

Sumber: Sempre Inter

KOMENTAR