Duel Lawan Atalanta Ingatkan Chiellini Akan Duel Lawan Madrid Pada 2017 Lalu

Dimas Ardi Prasetya | 20 Mei 2021, 19:56
Skuat Juventus mengangkat trofi juara Coppa Italia 2020-21 usai mengalahkan Atalanta di Mapei Stadium, Kamis (20/05/2021) dini hari WIB. (c) AP Photo
Skuat Juventus mengangkat trofi juara Coppa Italia 2020-21 usai mengalahkan Atalanta di Mapei Stadium, Kamis (20/05/2021) dini hari WIB. (c) AP Photo

Bola.net - Bek Juventus Giorgio Chiellini mengaku duel lawan Atalanta mengingatkan dirinya akan laga melawan Real Madrid di final Liga Champions 2017 silam.


Juventus berduel lawan Atalanta di final Coppa Italia 2020-21 di Mapei Stadium, Kamis (20/05/2021) dini hari WIB. Pertandingan itu berlangsung alot.

Atalanta sempat mengancam di menit-menit awal. Namun Juventus bisa mencetak gol duluan melalui Dejan Kulusevski.

Atalanta kemudian bisa membalas melalui tendangan keras Ruslan Malinovskyi. Namun Juventus bisa berbalik unggul melalui Federico Chiesa.

1 dari 2 halaman

Chiellini Teringat Duel Lawan Madrid

Juventus pun akhirnya menang tipis 2-1 atas Atalanta di pertandingan final ini. Usai pertandingan, ia mengaku duel tersebut mengingatkannya akan laga lawan Real Madrid di final Liga Champions tahun 2017 lalu.

Saat itu, Juventus sempat menahan Madrid 1-1. Namun pada akhirnya mereka tumbang dengan skor 4-1.

“Itu mengingatkan saya pada Final Liga Champions di Cardiff, tapi sebaliknya. Atalanta memulai dengan keganasan dan agresi yang membuat mereka melaju dua kali lipat dari kecepatan kami," ucapnya seperti dilansir Football Italia.

"Di menit-menit awal, Jose Luis Palomino hampir mencetak gol dari jarak enam yard dan ia adalah seorang bek tengah, yang menunjukkan kepada Anda bagaimana mereka semua bergerak maju," tutur Chiellini.

2 dari 2 halaman

Prediksi Juventus yang Tepat

Sebelum pertandingan, Giorgio Chiellini mengungkapkan bahwa Juventus sudah memprediksi bahwa Atalanta akan bermain dengan intensitas yang tinggi. Maka dari itu mereka pun yakin pada satu titik di babak kedua, permainan La Dea akan melemah.

“Kami mengharapkan mereka memulai dengan kuat, tapi tidak sekuat itu. Sensasi yang kami rasakan di babak pertama adalah bahwa Atalanta telah menggunakan banyak energi dan kami dapat membuat mereka bermasalah dengan tekanan yang lebih tinggi. Kami lebih terorganisir, mereka menjauh dari waktu ke waktu dan kami tumbuh lebih kuat," ucapnya.

“Idenya adalah untuk menekan mereka sedikit lebih tinggi, dengan cara itu mereka tidak dapat membangun tekanan ketika mereka bermain dari belakang. Tidak dapat dipungkiri mereka akan kehilangan intensitas setelah babak pertama dimainkan dengan tempo yang luar biasa," tandas Chiellini.

Usai menghadapi Atalanta, Juventus masih harus dihadapkan pada satu ujian lagi. Giorgio Chiellini dkk harus memenangi duel lawan Bologna di pentas Serie A demi menjaga kans mereka untuk meraih tiket ke Liga Champions musim depan.

(Football Italia)

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR