BERITA JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Correa Jadi yang Terakhir, Inter Milan Pamit dari Bursa Transfer Musim Panas

27-08-2021 04:02 | Yaumil Azis

Pemain Inter Milan merayakan gol Edin Dzeko ke gawang Genoa di Serie A, Sabtu (21/8/21) malam WIB. (c) AP Photo
Pemain Inter Milan merayakan gol Edin Dzeko ke gawang Genoa di Serie A, Sabtu (21/8/21) malam WIB. (c) AP Photo

Bola.net - Bursa transfer musim panas masih tersisa beberapa hari lagi. Namun juara bertahan Serie A, Inter Milan, memilih untuk menutup pintu masuk lebih dini.

Seperti biasanya, bursa transfer akan ditutup pada tanggal 31 Agustus 2021 tengah malam waktu setempat. Pada momen ini, umumnya klub yang masih memiliki urusan jual beli pemain akan mempercepat proses negosiasi.

Nerazzurri sendiri kehilangan beberapa pemain pentingnya di momen ini. Seperti Romelu Lukaku yang dilepas ke Chelsea seharga 115 juta euro dan Achraf Hakimi memilih bergabung dengan raksasa Prancis, PSG.

Penjualan Lukaku memberikan sedikit nafas lega buat Inter Milan. Mereka sedang dilanda krisis finansial belakangan ini, dan kepergian penyerang asal Belgia tersebut bisa membuat mereka belanja banyak pemain baru.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2 halaman

Inter Pamit dari Bursa Transfer

Kendati demikian, Inter tetap harus berhemat. Hasil penjualan Lukaku digunakan untuk merekrut Denzel Dumfries, Edin Dzeko, dan Joaquin Correa. Total pengeluaran mereka hanya sebesar 17,5 juta euro saja terhitung sejak Lukaku dijual.

Harusnya, Inter masih memiliki anggaran untuk merekrut beberapa pemain lagi sebelum bursa transfer ditutup. Tapi mereka, melalui Giuseppe Marotta selaku direkrut klub, telah menutup pintu masuk buat sosok baru.

"Takkan ada operasi [pemain] masuk lainnya, skuat sudah terdefinisikan dan homogen," ujar Marotta, yang juga pernah menjadi petinggi Juventus, kepada Sky Sport Italia.

"Tidak mudah menggantikan Lukaku dan Hakimi, tapi itu perlu untuk mengamankan klub dalam waktu kontraksi keuangan, saya yakin para penggemar akan mengerti," sambungnya.

2 dari 2 halaman

Grup yang Berbahaya

Dengan skuat yang ada, peluang Inter Milan untuk melaju jauh di pentas Liga Champions jadi mengecil. Apalagi mereka masuk ke dalam Grup D yang beranggotakan Real Madrid, Shakhtar Donetsk, dan Real Madrid.

Inter sempat merasakan pengalaman satu grup dengan Real Madrid dan Shakthar di Liga Champions. Hasilnya? Sangat buruk. Mereka yang kala itu masih diasuh Antonio Conte berakhir di dasar klasemen grup dengan koleksi enam poin.

"Ini adalah grup berbahaya, yang penting adalah sampai pada penunjukan melawan tim terbaik. Merebut poin tandang dari Bernabeu sangatlah sulit, ada atmosfir tertentu di sana, ini akan berat," pungkas Marotta.

UEFA belum mengumumkan jadwal pertandingan untuk fase grup Liga Champions. Namun yang pasti, pekan pertama akan dilangsungkan mulai tanggal 14-15 September 2021.

(Sky Sport Italia)

KOMENTAR