BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Carlo Ancelotti: Seperti Cristiano Ronaldo, Zlatan Ibrahimovic Juga Sosok yang Abadi

11-11-2020 06:30 | Ari Prayoga

Penyerang AC Milan, Zlatan Ibrahimovic. (c) AP Photo Penyerang AC Milan, Zlatan Ibrahimovic. (c) AP Photo

Bola.net - Pelatih gaek Italia, Carlo Ancelotti menilai bahwa bintang AC Milan, Zlatan Ibrahimovic merupakan sosok yang abadi seperti bomber Juventus, Cristiano Ronaldo.

Karier seorang Ibrahimovic di dunia sepak bola memang sungguh luar biasa. Bomber asal Swedia masih mampu bermain di level tertinggi meski kini usianya sudah menginjak 39 tahun.

Sepanjang kariernya, Ibrahimovic sudah memperkuat sederet klub raksasa Eropa, mulai dari Ajax, Juventus, Inter Milan, AC Milan, Barcelona, PSG, Manchester United, dan kini kembali berseragam Rossoneri.

Sejak kembali ke Milan pada Januari lalu, Ibrahimovic membuktikan bahwa dirinya belum habis. Musim ini Ibrahimovic tercatat sudah mencetak sembilan gol dalam sembilan laga di semua kompetisi.

1 dari 2 halaman

Pengakuan Ancelotti

Ibrahimovic sempat memilih berkarier di Amerika Serikat bersama LA Galaxy. Ancelotti pun sempat merasa bahwa Ibra sudah habis, akan tetapi ia membuktikan yang sebaliknya.

“Ketika Ibra pergi untuk bermain di Amerika saya pikir itu adalah perpisahan terakhir,” ujar Ancelotti yang saat ini menangani Everton kepada Sport Mediaset.

“Sebaliknya, dia mencetak gol di banyak pertandingan. Sekarang dia kembali ke Italia, saya pikir itu adalah sebuah akhir dan, sekali lagi, dia mencetak gol setiap Minggu. Tanyakan padanya apakah saya menginginkannya di Napoli," ungkap Ancelotti.

2 dari 2 halaman

Mirip Cristiano Ronaldo

Ancelotti pun membandingkan Ibrahimovic dengan mantan anak asuhnya kala masih menangani Real Madrid, Cristiano Ronaldo yang juga terus bersinar meski sudah berusia tidak muda lagi.

“Dia abadi, seperti Cristiano Ronaldo. Terus bermain itu mudah tetapi mereka tidak hanya bermain, mereka selalu mencetak gol dan itu tidak mudah," tutur Ancelotti.

“Tidak pernah ada kejadian saya memberi tahu Cristiano untuk tidak bermain karena dia adalah pemain yang lebih hebat dari yang lain. Anda tidak perlu menjadi ilmuwan untuk memahaminya." tandasnya.

Sumber: Sport Mediaset

KOMENTAR