Cagliari Pernah Hentikan Napoli, Milan Harus Waspada!

Richard Andreas | 19 Maret 2022, 04:30
Skuat AC Milan merayakan gol Pierre Kalulu ke gawang Empoli, Minggu (13/3/2022) (c) AP Photo
Skuat AC Milan merayakan gol Pierre Kalulu ke gawang Empoli, Minggu (13/3/2022) (c) AP Photo

Bola.net - AC Milan akan menyambangi Cagliari dalam duel lanjutan Serie A 2021/22, Minggu (20/3/2022) dini hari WIB. Pertandingan ini krusial bagi Stefano Pioli dan skuadnya.


Betapa tidak, Milan saat ini sedang memimpin klasemen sementara, hanya unggul tipis dari Napoli. Mereka harus menjaga momentum positif, harus menang untuk tetap menjaga jarak.

Masalahnya, Cagliari bukan lawan enteng. Ketika bermain di kandang, Cagliari jadi tim yang jauh lebih merepotkan bagi tim tamu, Napoli pernah jadi korbannya.

Situasi sulit ini diakui langsung oleh bos Milan, Stefano Pioli. Apa katanya?

1 dari 3 halaman

Mentalitas jara

Milan hanya unggul tiga poin dari Napoli, situasi di puncak klasemen bisa berubah drastis. Oleh sebab itu, Pioli meminta skuadnya untuk menjaga fokus di laga kontra Caglliari besok.

Milan harus tahu bahwa ada hal yang lebih penting yang dipertaruhkan, yaitu puncak klasemen.

"Cagliari pernah menghentikan Napoli. Atmosfer di sana [kandang Cagliari] istimewa, kami harus sangat fokus dan hanya memikirkan pertandingan besok," ujar Pioli di Football Italia.

"Kami bekerja dengan tingkat konsentrasi yang sama. Tim kami dalam kondisi mental yang baik jadi saya yakin kaki kami akan terus berlari."

2 dari 3 halaman

Ada banyak solusi

Masalahnya, Pioli mungkin tidak bisa menurunkan sejumlah pemain terbaiknya di pertandingan besok. Ada beberapa pemain penting yang cedera dan harus absen.

"Maldini tidak bisa bermain karena demam. Sandro Tonali pulih dan saya akan menilai kondisinya hari ini. Giroud sudah berlatih kemarin, jadi saya kira tidak ada masalah," lanjut Pioli.

"Kami punya banyak solusi. Kami sudah menghadapi banyak tim yang bermain dengan tiga bek tengah, Cagliari, Bologna, Torino."

"Kami harus terus berkembang dan semakin kompetitif," tutupnya.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR