Anak Andrea Pirlo: Juventus Era Ayah Saya Lebih Baik dari Sekarang

Asad Arifin | 22 April 2022, 12:41
Pelatih Juventus, Andrea Pirlo. (c) AP Photo
Pelatih Juventus, Andrea Pirlo. (c) AP Photo

Bola.net - Pernyataan menarik keluar dari Nicolo Pirlo, anak dari Andrea Pirlo. Dia menilai permainan Juventus musim 2021/2022 ini tidak lebih baik jika dibanding dengan era ayahnya menjadi pelatih musim 2020/2021 lalu.

Juventus tidak cukup stabil dalam tiga musim terakhir. Era Maurizio Sarri tidak berakhir dengan bagus walau mampu mempertahankan gelar scudetto. Juventus kemudian mengakhiri kerja Sarri karena gagal di Liga Champions.

Musim 2020/2021, Juventus memulai era baru dengan Pirlo sebagai pelatih. Ini adalah pengalaman pertama Pirlo sebagai pelatih. Pirlo menghadapi situasi berat dan gagal mempertahankan gelar. Juventus cukup beruntung lolos ke Liga Champions.

Hasil yang didapat Pirlo tidak membuat direksi klub puas. Juventus memecat Pirlo lantaran musim 2020/2021. Lalu, Si Nyonya Tua membawa pulang Massimiliano Allegri sebagai pelatih. Simak artikel selengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.

1 dari 3 halaman

Era Pirlo Lebih Baik?

Kembalinya Allegri tidak langsung membuat Juventus kembali pada top level. Musim ini, Juventus kesulitan bersaing pada perebutan juara. Allegri bahkan sejak awal menyadari bahwa juara bukan target yang bisa dicapai.

Allegri kemudian mampu membawa Juventus ke semifinal Coppa Italia. Juventus menang agregat 3-0 atas Fiorentina pada babak semifinal. Namun, penampilan Juventus pada leg kedua saat menang 2-0 mendapat kritik dari Nicolo Pirlo.

"Faktanya adalah bahwa Juve tahun lalu jauh lebih baik, apakah saya salah tentang itu?," kata Nicolo Pirlo.

"Namun, jangan salah mengartikan kata-kata saya, saya berbicara tentang cara kami bermain, bukan hal lain. Juventus tahun ini adalah tim yang hebat, hormat untuk pelatih dan para pemain!," tegas Nicolo Pirlo.

2 dari 3 halaman

Tetap Bersama Allegri

Ekspresi Massimiliano Allegri kala memimpin Juventus dalam laga leg kedua 16 besar Liga Champions melawan Villarreal, Kamis (17/3/2022). (c) AP Photo

Ekspresi Massimiliano Allegri kala memimpin Juventus dalam laga leg kedua 16 besar Liga Champions melawan Villarreal, Kamis (17/3/2022). (c) AP Photo

Kinerja Allegri mendapat banyak kritik. Dia dinilai belum mampu meningkatkan level bermain Juventus. Bahkan, dengan gaya bermain pragmatisnya, Allegri acap kali dianggap usang. Tapi, Allegri tak akan meninggalkan Juventus.

"(Saya akan bertahan di Juventus) selama tiga tahun ke depan! Karena itu, Juventus harus selalu menjadi penantang untuk juara," ucap Allegri kepada Mediaset.

"Hal yang paling membuat saya kecewa adalah kalah head-to-head dari Inter, sebab itu bisa menghasilkan penentuan liga," tegas mantan pelatih AC Milan.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR