BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

AC MIlan Jadi Klub Italia Pertama yang Mundur dari European Super League?

21-04-2021 08:31 | Yaumil Azis

Para pemain AC Milan rayakan golnya ke gawang Genoa di San Siro, Minggu (18/04/2021) malam WIB. (c) AP Photo Para pemain AC Milan rayakan golnya ke gawang Genoa di San Siro, Minggu (18/04/2021) malam WIB. (c) AP Photo

Bola.net - Eksodus besar-besaran yang dilakukan 'big six' Premier League dari European Super League menginspirasi klub Italia, AC Milan. Kabarnya, mereka juga berencana ingin meninggalkan kompetisi tersebut.

European Super League menjadi topik hangat di kalangan pecinta sepak bola dunia sejak akhir pekan kemarin. Dan menurut Florentino Perez selaku inisiator, European Super League bakal digelar mulai bulan Agustus mendatang.

Protes dari berbagai kalangan kian lantang terdengar. Bahkan fans klub-klub peserta ESL pun sudah turun ke jalan. Setelah dibombardir sana-sini, para peserta ESL pun melunak.

Sejumlah klub memutuskan berhenti mengikuti ESL yang semuanya berasal dari Inggris. Manchester City menjadi awalan, disusul Manchester United, Arsenal, Chelsea, Liverpool, dan Tottenham.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2 halaman

Milan Berencana Mundur

Dengan begitu, ESL kini hanya menyisakan enam peserta saja. Tiga di antaranya dari Italia, yakni AC Milan, Inter Milan, dan Juventus. Nampaknya, jumlah pesertanya akan kembali berkurang dalam waktu dekat.

Menurut laporan the Athletic, Milan berencana menjadi klub pertama dari trio raksasa Italia yang menyatakan mundur dari ESL. Namun sampai sekarang, pihak klub belum memberikan pernyataan resmi apapun soal itu.

Tiga klub lainnya berasal dari Spanyol, yakni Real Madrid, Atletico Madrid, dan Barcelona. Dua nama pertama masih ingin mengikuti ESL sejauh ini, namun Barcelona memiliki klausul yang memungkinkan mereka untuk mundur.

2 dari 2 halaman

European Super League Ditangguhkan

Setelah mendapatkan eksodus besar-besaran, European Super League tidak punya pilihan selain menangguhkan digelarnya kompetisi. Akan tetapi, pihak penyelenggara masih yakin kalau dunia sepak bola harus diubah.

"European Super League yakin bahwa status quo sepak bola Eropa saat ini perlu diubah," buka pernyataan resmi tersebut.

"Kami mengusulkan kompetisi Eropa baru karena sistem yang ada tidak berfungsi. Proposal kami bertujuan untuk memungkinkan olahraga berkembang sambil menghasilkan sumber daya dan stabilitas untuk piramida sepak bola penuh."

"Mengingat keadaan saat ini, kami akan mempertimbangkan kembali langkah-langkah yang paling tepat untuk membentuk kembali proyek," tegas pernyataan tersebut.

(The Athletic)

KOMENTAR