6 Pemain yang Bisa Ditendang AC Milan di Akhir Musim: Lord Krunic, Lalu Siapa Lagi?

Dimas Ardi Prasetya | 4 Maret 2022, 17:00
6 Pemain yang Bisa Ditendang AC Milan di Akhir Musim: Lord Krunic, Lalu Siapa Lagi?
Skuat AC Milan 2021-22. (c) AP Photo

Bola.net - Jika AC Milan ingin menjadi tim yang lebih perkasa agar bisa meraih Scudetto, maka ada sejumlah pemain yang harus mereka singkirkan dari San Siro dan menggantinya dengan pemain yang lebih baik.

Milan dalam dua tahun terakhir bangkit. Mereka akhirnya sanggup mencapai target yakni balik ke Liga Champions.

Kini Milan berusaha meraih target yang lebih tinggi. Mereka ingin bisa meraih Scudetto untuk pertama kalinya sejak tahun 2011 silam.

Namun sepertinya Milan akan cukup sulit untuk bisa meraih Scudetto saat ini. Sebab ada sejumlah pemain yang kurang kompatibel untuk membantu Rossoneri merealisasikan target tersebut.

Para pemain ini bisa ditendang dari AC Milan dan diganti dengan amunisi yang lebih baik. Siapa saja mereka? Simak di bawah ini Bolaneters.

1 dari 6 halaman

Fode Ballo-Toure

Fode Ballo-Toure melindungi bola dari Lautaro Martinez di laga AC Milan vs Inter Milan di San Siro, 7 November 2021. (c) AP Photo

Fode Ballo-Toure melindungi bola dari Lautaro Martinez di laga AC Milan vs Inter Milan di San Siro, 7 November 2021. (c) AP Photo

AC Milan punya bek kiri sekelas Theo Hernandez. Sayangnya mereka tak punya pelapis yang sepadan baginya.

Milan sempat dikaitkan dengan sejumlah nama. Tapi kemudian berakhir pada Ballo-Toure.

Ia direkrut dari AS Monaco. Tapi levelnya jauh di bawah Theo. Alhasil banyak fans yang kerap mengkritik performanya, apalagi ia dinilai agak ceroboh dalam bertahan.

Milan perlu mencari pemain seperti Alessandro Florenzi di sisi kanan. Ia menjadi pelapis yang cukup oke bagi Davide Calabria.

2 dari 6 halaman

Alessio Romagnoli

Kapten AC Milan Alessio Romagnoli. (c) AP Photo

Kapten AC Milan Alessio Romagnoli. (c) AP Photo

Alessio Romagnoli sebenarnya merupakan pemain yang sangat diandalkan AC Milan. Ia bahkan dipercaya sebagai kapten.

Tapi, performanya di belakang tak konsisten. Hal itu yang membuatnya sempat digusur oleh Fikayo Tomori dan Simon Kjaer.

Romagnoli sendiri belakangan ini sering main karena Kjaer cedera. Bek 27 tahun tersebut kadang membuat keputusan yang merugikan timnya.

Selain itu musim ini kontraknya akan berakhir. Milan bisa menggunakan ruang yang ia tinggalkan untuk mencari bek yang lebih oke dan lebih muda.

3 dari 6 halaman

Tiemoue Bakayoko

Kaan Ayhan (kiri) berduel udara lawan Tiemoue Bakayoko (tengah) dan Simon Kjaer (kanan) di laga AC Milan vs Sassuolo di pekan ke-14 Serie A 2021-22 di San Siro, Minggu (28/11/2021) malam WIB. (c) LaPr

Kaan Ayhan (kiri) berduel udara lawan Tiemoue Bakayoko (tengah) dan Simon Kjaer (kanan) di laga AC Milan vs Sassuolo di pekan ke-14 Serie A 2021-22 di San Siro, Minggu (28/11/2021) malam WIB. (c) LaPr

Kembali ke AC Milan untuk kedua kalinya. Ia dipinjam dari Chelsea selama dua tahun dengan opsi pembelian permanen.

Namun performanya tak seperti saat ia pertama kali membela Milan. Performanya tak sesuai ekspektasi.

Ia pun tak bisa memberikan persaingan yang layak pada para pemain seperti Sandro Tonail, Ismael Bennacer, dan Franck Kessie. Saat masuk pun kontribusinya kurang terlihat.

Bahkan sempat ada kabar Milan kecewa kepadanya. Bakayoko juga diklaim bakal dikembalikan ke Chelsea setelah bermain di San Siro semusim saja.

4 dari 6 halaman

Samu Castillejo

Pemain AC Milan Samu Castillejo. (c) AP Photo

Pemain AC Milan Samu Castillejo. (c) AP Photo

Sejak musim lalu, AC Milan getol mencari winger baru di kanan. Alasannya mereka tak lagi puas dengan performa Samuel Castillejo.

Lord Samu dianggap tak akan bisa memberikan persaingan yang nyata pada Alexis Saelemaekers. Ia juga tampak tak masuk rencana Stefano Pioli dan sudah berusaha melepasnya beberapa kali namun gagal.

Milan memang akhirnya mendatangkan Junior Messias. Performanya memang tak maksimal dan disebut bisa dilepas Rossoneri.

Namun Messias sebaiknya dipertahankan saja karena lumayan oke sebagai pelapis. Milan bisa menjual Lord Samu dan mencari winger yang lebih ganas.

5 dari 6 halaman

Rade Krunic

Rade Krunic merayakan golnya pada laga Hellas Verona vs AC Milan, Serie A 2020/21. (c) AP Photo

Rade Krunic merayakan golnya pada laga Hellas Verona vs AC Milan, Serie A 2020/21. (c) AP Photo

Lord Rade Krunic didatangkan AC Milan pada musim panas 2019 lalu, hampir bersamaan dengan Ismael Bennacer. Bedanya, Bennacer terus tampil oke dan kerap jadi starter.

Krunic? Lebih sering jadi cadangan. Ia pun jarang memberikan impact yang memuaskan di atas lapangan ketika dimainkan.

Memang benar Krunic punya keunggulan. Ia pemain yang fleksibel. Namun dimainkan di posisi mana pun, kontribusinya tak maksimal.

Bagi Milan, yang ingin mengejar asa setinggi langit, tentunya hal itu tak akan cukup. Mereka perlu memiliki pemain yang bisa menghadirkan impact, termasuk dari bangku cadangan sekalipun.

6 dari 6 halaman

Zlatan Ibrahimovic

Kekecewaan Zlatan Ibrahimovic dalam laga AC Milan vs Spezia, Selasa (18/1/2022) (c) AP Photo

Kekecewaan Zlatan Ibrahimovic dalam laga AC Milan vs Spezia, Selasa (18/1/2022) (c) AP Photo

Sosok penting bagi kebangkitan AC Milan dalam dua musim terakhir. Ia juga memang masih cukup produktif.

Namun pada musim ini Ibrahimovic tak lagi fit seperti sebelumnya. Ia sering absen karena cedera.

Semangat memang masih membara. Namun kaki pemain berusia 40 tahun itu berkata lain. Ia jelas tak lagi lincah seperti satu dekade sebelumnya.

Kadang ia malah terlihat menjadi beban dalam permainan AC Milan. Sebab saat ia diam saja di depan, rekan-rekannya yang harus pontang-panting berjuang mengejar bola. Rossoneri sebaiknya mencari pemain yang jauh lebih muda dan lebih enerjik untuk mendukung taktik Stefano Pioli.

(Bola)

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR