5 Pelajaran Napoli vs AC Milan: Olivier Giroud Si Pembawa Kemenangan

Yaumil Azis | 7 Maret 2022, 07:24
Striker AC Milan, Olivier Giroud (tengah) merayakan golmya ke gawang Napoli dalam laga lanjutan Serie A hari Senin (7/3/2022). (c) AP Photo
Striker AC Milan, Olivier Giroud (tengah) merayakan golmya ke gawang Napoli dalam laga lanjutan Serie A hari Senin (7/3/2022). (c) AP Photo

Bola.net - AC Milan bertandang ke markas Napoli dengan misi meraih tiga angka di pekan ke-28 Serie A hari Senin (7/3/2022). Misi tersebut berhasil diselesaikan dengan kemenangan tipis 1-0.

Satu-satunya gol yang tercipta pada pertandingan kali ini lahir dari kaki Olivier Giroud. Penyerang AC Milan itu membelokkan bola yang tidak mengarah tepat ke gawang Napoli dengan satu sentuhan, membuat David Ospina terkecoh.

Ada lima pelajaran menarik yang perlu Bolaneters petik dar pertandingan kali ini. Informasi selengkapnya bisa disimak dengan melakukan scroll ke bawah.

1 dari 5 halaman

Giroud Pembawa Kemenangan

Penyerang AC Milan, Olivier Giroud. (c) AP Photo

Penyerang AC Milan, Olivier Giroud. (c) AP Photo

Dewi Fortuna sepertinya merasuki tubuh Olivier Giroud. Setiap kali penyerang berkebangsaan Prancis tersebut mencetak gol dalam satu pertandingan, Milan mampu meraih kemenangan siapapun lawannya.

Berdasarkan catatan Whoscored, Giroud menjebol gawang lawan dalam delapan pertandingan bersama klub berjuluk Rossoneri itu. Ia membukukan 11 gol dan semuanya berhasil disapu bersih Milan dengan kemenangan.

Beberapa di antaranya merupakan laga sulit, seperti waktu menghadapi Inter Milan pada awal Februari lalu. Selain itu, Giroud juga mencetak gol dan menyumbangkan kemenangan buat Milan saat bertemu Lazio, AS Roma, dan juga Torino.

2 dari 5 halaman

Pecah Rekor Buruk di San Paolo

Duel antar pemain yang terjadi dalam laga lanjutan Serie A Napoli vs AC Milan hari Senin (7/3/2022). (c) AP Photo

Duel antar pemain yang terjadi dalam laga lanjutan Serie A Napoli vs AC Milan hari Senin (7/3/2022). (c) AP Photo

Stadio San Paolo, yang sekarang berganti nama jadi Stadio Diego Armando Maradona, menyimpan banyak kenangan buruk buat Milan. Bagi Milan, stadion legendaris tersebut adalah neraka.

Bukannya Milan tidak pernah menang di sana. Mereka juga mampu meraih hasil positif. Tapi mencatatkan kemenangan beruntun di San Paolo bukanlah sesuatu yang biasa buat Milan.

Milan mencatatkan kemenangan beruntun di San Paolo untuk pertama kalinya sejak tahun 1981. Rekor yang diharapkan bisa berlanjut, karena Napoli semakin kuat seiring berjalannya waktu.

3 dari 5 halaman

Bagaimana Mungkin, Saelemaekers?

Alexis Saelemaekers memberikan tribut kepada Simon Kjaer usai membobol gawang Salernitana, Sabtu (4/12/2021) (c) AP Photo

Alexis Saelemaekers memberikan tribut kepada Simon Kjaer usai membobol gawang Salernitana, Sabtu (4/12/2021) (c) AP Photo

Milan seharusnya bisa keluar dengan margin skor yang lebih besar. Serangan balik mereka terbilang cukup efektif, namun kebanyakan gagal membuat jala gawang Napoli bergetar.

Skor bisa berubah menjadi 2-0 buat Milan di menit-menit akhir laga. Napoli keasyikan menyerang hingga meninggalkan celah menganga di lini pertahanan. Milan mencoba memanfaatkan situasi itu untuk mengunci kemenangan dengan gol kedua.

Situasi satu lawan dua, Theo Hernandez menyodorkan bola ke Alexis Saelemaekers yang berada di posisi enak, tak dikawal dan tinggal berhadapan dengan penjaga gawang. Namun tembakan Saelemaekers malah melambung tinggi.

4 dari 5 halaman

Pertahanan Napoli Bermasalah?

Bek AC Milan, Theo Hernandez. (c) AP Photo

Bek AC Milan, Theo Hernandez. (c) AP Photo

Perlu dicatat bahwa Napoli merupakan tim dengan jumlah kebobolan paling sedikit di Serie A musim ini. Gawang yang sering dikawal David Ospina baru bobol sebanyak 20 kali, lebih sedikit dari Milan yang kini menempati puncak.

Namun torehan mereka cukup mengkhawatirkan belakangan ini. Il Partenopei tidak pernah mencatatkan clean sheet lagi sejak terakhir kali melakukannya pada tanggal 6 Februari, yakni ketika menghadapi Venezia.

Enam pertandingan berlalu sejak duel itu, dan Napoli sudah kebobolan sembilan gol. Kabar baiknya, selain laga leg kedua Liga Europa melawan Barcelona, mereka cuma kebobolan satu gol setiap laganya.

Tapi Napoli tidak boleh bernafas lega. Suatu hari, lin depan mereka akan mengalami hari yang buruk seperti di laga kontra Milan. Kalau kebobolan terus, mereka bakal menerima hasil buruk lebih sering di masa mendatang.

5 dari 5 halaman

Perebutan Scudetto Semakin Seru

Tiga tim teratas di klasemen sementara Serie A terpisahkan oleh jarak yang sangat amat tipis. Milan selaku pemuncak klasemen mengumpulkan 60 poin, disusul Inter Milan dengan 58 poin dan Napoli 57.

Tidak ada yang aman. Persaingan sepertinya akan berjalan hingga akhir musim. Dibutuhkan mental baja untuk bisa meraih trofi dengan situasi seperti ini.

Dan dalam beberapa tahun terakhir, ketiga tim tersebut kerap mengalami penurunan performa jelang akhir musim. Situasi ini semakin diperparah oleh Juventus yang semakin mendekat, dan hanya terpaut tujuh angka dari Milan.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR