BERITA TIMNAS JADWAL KLASEMEN LAINNYA

5 Pelajaran Bologna vs Juventus: Tanpa Ronaldo, Bianconeri Lebih Gacor Ya?

24-05-2021 08:46 | Yaumil Azis

Pemain Juventus merayakan gol ke gawang Bologna dalam laga pekan terakhir Serie A hari Senin (24/5/2021). (c) Juventus FC
Pemain Juventus merayakan gol ke gawang Bologna dalam laga pekan terakhir Serie A hari Senin (24/5/2021). (c) Juventus FC

Bola.net - Juventus menutup kiprahnya di pentas Serie A musim 2020/21 dengan sangat apik. Mereka berhasil meraih kemenangan telak atas Bologna di Stadio Renato Dall'Ara pada Senin (24/5/2021) dinihari tadi dengan skor 4-1.

Mereka langsung tancap gas sejak awal pertandingan. Pada menit ke-6, Juventus unggul berkat gol dari Federico Chiesa. Alvaro Morata turut membubuhkan nama di papan skor saat pertandingan telah berjalan 29 menit.

Adrien Rabiot menutup babak pertama dengan mencetak gol ketiga. Dua menit setelah kick-off babak kedua, Morata kembali mencetak gol dan membuat Bianconeri unggul 4-0 dari Bologna. Sementara tuan rumah sendiri baru bisa memperkecil skor di menit ke-85 lewat Riccardo Orsolini.

Ada beberapa catatan penting yang Bolaneters patut ketahui dari pertandingan kali ini. Informasi lengkapnya bisa disimak dengan melakukan scroll ke bawah.

1 dari 5 halaman

Lebih Apik Tanpa Ronaldo

Laga melawan Bologna terbilang krusial, karena Bianconeri sangat membutuhkan tambahan tiga poin. Kendati demikian, Andrea Pirlo selaku pelatih malah memutuskan untuk tidak memainkan pemain terbaiknya, Cristiano Ronaldo.

Sepertinya keputusan itu sudah tepat. Permainan Juventus jadi jauh lebih cair dari biasanya. Semua penyerang mereka tampil gemilang, bahkan Paulo Dybala sekalipun tidak mencetak gol. Tidak seperti laga-laga sebelumnya di mana semua lampu sorot selalu tertuju kepada Ronaldo.

Mungkin, ada baiknya Juventus mempertimbangkan masa depan Ronaldo. Kontraknya tinggal setahun dan gajinya pun cukup memberatkan dompet klub. Kalau ada kesempatan, Bianconeri sebaiknya melepas sang bintang.

2 dari 5 halaman

Harga Mati Mempermanenkan Morata

Musim 2020/21 membuktikan kalau jodoh Morata cuma Juventus saja. Ia sudah memperkuat Real Madrid, Chelsea dan Atletico Madrid. Namun hanya Juventus yang bersedia memperlakukan dirinya selayaknya pemain penting.

Pada musim ini, Morata tampil sebanyak 44 kali. Kebanyakan dilakoni sebagai starter, tidak seperti waktu di Real Madrid dulu. Dalam serangkaian pertandingan tersebut, Morata bisa mencetak total 20 gol.

Namun perlu diketahui bahwa Morata belum dipermanenkan Juventus seperti Weston McKennie yang direkrut dari Schalke 04. Pihak klub harus segera mencari solusi agar Morata bisa tampil di Turin dalam waktu lama, kalau perlu sampai pensiun.

3 dari 5 halaman

Tiket Liga Champions yang Terakhir

Pekan terakhir Serie A menyisakan dua tiket tampil di Liga Champions musim depan. Kedua tiket tersebut kemudian diperebutkan oleh tiga klub papan atas saat ini; Juventus, Napoli, dan juga AC Milan.

Persaingannya pun cukup panas. Karena sudah unggul sejak menit ke-6, Juventus pun berhasil naik ke empat besar. Milan menyalip di menit ke-43 setelah Franck Kessie mencetak gol lewat titik putih.

Kabar buruk menghampiri Juventus saat Napoli menjebol gawang Verona pada menit ke-60. Mereka harus berterima kasih kepada Davide Faraoni yang mencetak gol sembilan menit kemudian, membuat Napoli gagal mendapatkan tiga angka dan harus menerima nasib bertengger di posisi lima.

4 dari 5 halaman

Bologna Terlambat Panas

Bologna patut menyesal. Dikarenakan terlambat panas, mereka harus menelan kekalahan di pertandingan kali ini. Untungnya mereka tidak punya beban berat karena jauh dari zona Eropa sekaligus jurang degradasi.

Di babak pertama, Bologna meninggalkan terlalu banyak celah untuk dieksploitasi Juventus. Mereka juga tidak benar-benar mengancam lini pertahanan Bianconeri meski sesekali mampu melakukan tusukan yang berbahaya.

Klub asuhan Sinisa Mihajlovic tersebut baru bisa bicara banyak di menit-menit akhir pertandingan, ditandai dengan gol yang dicetak Orsolini. Sayangnya, waktu yang tersisa sangat sedikit buat mereka untuk menciptakan keajaiban.

5 dari 5 halaman

Haruskah Andrea Pirlo Dipertahankan?

Kemenangan ini membuat publik terbelah dua soal masa depan Pirlo di kursi kepelatihan Juventus. Masalahhnya, ia mampu memberikan kemenangan beruntun dalam empat pertandingan terakhir Bianconeri.

Tiga dari empat laga tersebut merupakan rangkaian sisa musim Serie A, sementara sisanya adalah final Coppa Italia melawan Atalanta. Berkat itu, Juventus bisa meraih trofi Coppa Italia dan tiket tampil di Liga Champions musim depan.

Fans patut kesal pada Pirlo karena tak mampu menyumbang gelar Serie A dan Liga Champions. Namun perlu diingat, Pirlo adalah pelatih minim pengalaman yang tidak mendapatkan kesempatan menjalani pra-musim dengan layak dikarenakan pandemi Covid-19.

Juventus harus mempertahankan Pirlo. Hanya untuk sekadar memberikan kesempatan kepada dia untuk melewati musim yang layak.

(Sportskeeda)

KOMENTAR