BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

4 Pemain Berkualitas Ini pernah Disia-siakan AC Milan, Menyesal Sekarang?

03-06-2020 15:02 | Yaumil Azis

Striker Arsenal, Pierre-Emerick Aubameyang (c) ARS Striker Arsenal, Pierre-Emerick Aubameyang (c) ARS

Bola.net - Bukan cuma Chelsea saja yang kerap menyia-nyiakan potensi dari seorang pemain. Raksasa Italia, AC Milan, rupanya sering melakukan hal yang serupa.

Sebagai klub besar, Milan merupakan tempat persinggahan bagi banyak pemain hebat. Tentu saja, beberapa pemain yang sedang antre untuk menjadi sosok besar di masa depan juga pernah mendarat di San Siro.

Kaka contohnya. Ia direkrut dari Sao Paolo pada tahun 2003. Dengan kejelian Rossoneri dalam mengembangkan pemain, pria asal Brasil tersebut lantas menjadi peraih trofi Ballon d'Or empat tahun setelahnya.

Namun ternyata, Milan tidak jeli-jeli amat dalam urusan mengembangkan potensi pemain. Beberapa nama di bawah ini justru bersinar saat mereka meninggalkan San Siro.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 4 halaman

Patrick Vieira

Legenda asal Prancis ini selalu bersinar di setiap klub yang ia bela. Mulai dari Arsenal, Juventus, hingga Inter Milan. Tapi tidak dengan Milan.

Rossoneri menjadi klub profesional kedua dalam karir Vieira. Ia hanya menghabiskan waktu satu musim di sana. Waktu yang singkat untuk menunjukkan kualitasnya, apalagi Vieira cuma diberi kesempatan bermain sebanyak lima kali saja.

Vieira benar-benar membuat Milan menyesal saat pindah ke Arsenal. Pria berkebangsaan Prancis itu tampil dengan sangat cemerlang. Bahkan, Vieira merupakan salah satu pilar dalam skuat 'the Invincibles' the Gunners.

2 dari 4 halaman

Sokratis Papastathopoulos

Bek berkebangsaan Yunani ini bergabung dengan AC Milan pada tahun 2010. Dalam praktiknya, ia hanya memperkuat Rossoneri selama satu musim saja. Sebab pada tahun 2011, Sokratis dikembalikan ke Genoa.

Oleh Genoa, Sokratis dipinjamkan ke Werder Bremen. Ia pun tampil apik hingga dipermanenkan oleh Bremen pada akhir masa pinjaman. Performanya terus menanjak hingga Borussia Dortmund merekutnya di tahun 2013.

Sekarang, Sokratis menjadi pilar penting pada lini belakang Arsenal. Perlu diketahui bahwa dirinya hanya diberi tujuh kali kesempatan bermain saja oleh AC Milan di musim 2010/11.

3 dari 4 halaman

Andrea Pirlo

10 tahun pengabdian belum cukup untuk meyakinkan bahwa Andrea Pirlo merupakan pemain berkualitas. Memang, saat memutuskan untuk melepasnya di tahun 2011, usia Pirlo tidak lagi muda.

Performanya di musim 2010/11 membuat orang beranggapan kalau kualitas Pirlo telah habis. Sebenarnya, fans Juventus pun berpikir demikian saat menyambut kedatangannya.

Namun nyatanya, Pirlo berhasil menjawab semua keraguan itu. Ia menjadi salah satu senjata utama Antonio Conte untuk memulai era kesuksesan Bianconeri. Sementara itu, Milan justru mulai terpuruk sejak kehilangan Pirlo.

4 dari 4 halaman

Pierre-Emerick Aubameyang

Aubameyang sekarang dikenal sebagai salah satu pencetak gol handal di Premier League. 49 gol dari 75 pertandingan bersama Arsenal sudah cukup menggambarkan bagaimana kualitas Aubameyang dalam urusan mencetak gol.

Keahliannya dalam urusan mencetak gol sudah tercium sejak masih memperkuat Saint-Etienne. Borussia Dortmund cukup beruntung bisa menjadi salah satu klub persinggahannya. Namun tidak demikian dengan Milan.

AC Milan merupakan klub profesional pertama Aubameyang. Pemain asal Gabon itu memegang status sebagai pemain AC Milan selama tiga musim. Namun tak sekalipun ia bermain dengan seragam merah hitam kebanggaan Il Diavolo.

KOMENTAR