BERITA JADWAL KLASEMEN LAINNYA

15 Pemain Mahal AC Milan yang Gagal Bersinar: Dari Balotelli hingga Bonucci

18-02-2021 15:28 | Asad Arifin

Mario Balotelli (c) AFP
Mario Balotelli (c) AFP

Bola.net - AC Milan di bawah kendali Paolo Maldini dan Ricky Massara cukup cermat di bursa transfer. Namun, di masa lalu, Milan pernah membeli pemain mahal tetapi gagal bersinar.

Duer Maldini dan Massara membuat Milan bergerak aktif di bursa transfer. Milan membeli pemain muda yang harganya belum mahal tapi punya potensi.

Milan juga membawa pemain senior dengan transfer murah, bahkan gratis untuk menambah kekuatan guna bersaing di Serie A. Simon Kjaer, Zlatan Ibrahimovic, dan Mario Mandzukic adalah contohnya.

Tidak semua transfer Milan sukses. Termasuk yang terjadi di masa lalu. Berikut adalah barisan pemain yang dibeli mahal oleh Milan tetapi gagal bersinar di San Siro.

Simak selengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.

1 dari 15 halaman

Lucas Biglia

Lucas Biglia (c) AFP
Lucas Biglia (c) AFP

Ada banyak tanda tanya ketika Milan membeli Lucas Biglia dari Lazio pada 2017 lalu. Saat itu, Lucas Biglia sudah berusia 31 tahun dan Milan membelinya dengan harga 19.7 juta euro.

Lucas Biglia dinilai berada di penghujung karirnya dan Milan membayar terlalu mahal.

Benar saja, Lucas Biglia hanya satu musim jadi pemain utama Milan. Selebihnya, dia lebih akrab dengan bangku cadangan. Lucas Biglia dilepas dengan free transfer pada awal musim 2020/2021 lalu.

2 dari 15 halaman

Mateo Musacchio

Mateo Musacchio. (c) AFP
Mateo Musacchio. (c) AFP

Milan melepas Mateo Musacchio ke Lazio dengan status free transfer pada Januari 2021 lalu. Pemain 30 tahun dilepas setelah tidak masuk dalam rencana pelatih Stefano Pioli.

Milan sebenarnya punya harapan besar pada Musacchio saat dibeli pada 2017 lalu. Milan rela membayar 18 juta euro kepada Villarreal untuk mendapatkan jasa Musacchio.

Namun, Musacchio tidak pernah jadi pemain inti di Milan. Musim 2018/2019 menjadi momen terbaik ketika dia memainkan 29 laga di Serie A.

3 dari 15 halaman

Leonardo Bonucci

Leonardo Bonucci. (c) AFP
Leonardo Bonucci. (c) AFP

Bonucci masih tercatat sebagai pemain paling mahal yang pernah dibeli Milan. Bonucci dibeli dari Juventus dengan harga 42 juta euro pada awal musim 2017/2018 lalu.

Bonucci langsung menjadi pemain inti. Bahkan, dia dipercaya untuk menjadi kapten. Namun, Bonucci gagal mengangkat prestasi Milan pada musim tersebut. Transfer Bonucci pun terasa hambar.

Bonucci akhirnya hanya satu musim bermain di Milan. Dia balik ke Juventus pada Juli 2018 dengan harga 35 juta euro.

4 dari 15 halaman

Lucas Paqueta

Lucas Paqueta (c) AFP
Lucas Paqueta (c) AFP

Lucas Paqueta mendapat julukan The Next Kaka. Milan membelinya dari Flamego pada bursa transfer Januari 2019 dengan harga 38.4 juta euro. Namun, karir Paqueta jauh dari Kaka.

Satu setengah musim membela panji Rossoneri, Paqueta tidak pernah mampu menembus tim inti Milan. Pada awal musim 2020/2021, dia dilepas ke Lyon dengan harga 20 juta euro.

5 dari 15 halaman

Andre Silva

Andre Silva (c) ACM
Andre Silva (c) ACM

Andre Silva kini menjadi salah satu penantang gelar top skor di Bundesliga. Pemain asal Portugal memang tampil apik sejak pindah ke Frankfurt. Namun, dia gagal ketika membela Milan.

Milan membeli Andre Silva dengan harga 38 juta euro pada Juli 2017. Saat itu, dia disebut sebagai penerus Cristiano Ronaldo usai tampil bagus bersama Porto.

Bersama Milan, Andre Silva hanya mencetak dua gol dari 24 laga di Serie A.

6 dari 15 halaman

Luiz Adriano

Luiz Adriano saat masih membela AC Milan (c) AFP
Luiz Adriano saat masih membela AC Milan (c) AFP

Milan menaruh harapan besar saat membeli Luiz Adriano dari Shakhtar. Pemain asal Brasil itu ditebus dengan harga 14 juta euro usai tampil memukau di Liga Champions musim 2014/2015 dengan sembilan golnya.

Namun, Luiz Adriano gagal tampil sesuai harapan di Milan. Pada musim pertamanya, dia hanya mencetak empat gol dari 26 laga di Serie A. Setelah itu, Luiz Adriano makin tenggelam.

Luiz Adriano kini bermain untuk klub Brasil, Palmeiras.

7 dari 15 halaman

Giampaolo Pazzini

Giampaolo Pazzini (c) AFP
Giampaolo Pazzini (c) AFP

Pazzini bergabung dengan Milan pada usia terbaiknya, 28 tahun. Dia dibeli dari Inter Milan pada Juni 2012 dengan harga 12.5 juta euro. Saat itu, Pazzini masih jadi langganan timnas Italia.

Musim pertama Pazzini di Milan berjalan bagus. Dia mencetak 15 gol dari 30 laga di Serie A.

Namun, hanya satu musim saja dia tampil bagus untuk Rossoneri. Dua musim berikutnya, Pazzini jadi penyerang yang kering gol. Dia hanya mencetak enam gol di Serie A sebelum pindah ke Hellas Verona pada 2015.

8 dari 15 halaman

Mattia Caldara

Mattia Caldara (c) acm
Mattia Caldara (c) acm

Caldara dianggap sebagai bek masa depan Milan. Juventus membelinya dengan harga 28 juta euro dari Atalanta pada 2017. Namun, dia tidak pernah bermain untuk Juve karena dipinjamkan ke Atalanta.

Milan membeli Caldara pada Juni 2019. Harganya, 36.4 juta euro!

Caldara sama sekali tidak mampu memenuhi ekspektasi. Sebab, dengan harga semahal itu, dia sama sekali tidak memainkan satu laga pun di Serie A untuk Milan. Saat ini, Caldara dipinjamkan ke Atalanta.

9 dari 15 halaman

Andrea Conti

Andrea Conti (c) AC Milan
Andrea Conti (c) AC Milan

Andrea Conti bergabung dengan AC Milan pada awal kedatangan Li Yonghong. Saat itu, Milan tengah gencar membeli pemain dengan harga mahal. Conti dibeli dari Atalanta dengan harga 24 juta euro.

Conti mengalami nasib buruk di Milan. Pada musim pertama, dia mengalami cedera parah. Conti harus absen untuk waktu yang lama dan gagal mencapai level terbaik saat sembuh.

Januari 2021 lalu, Conti dilepas ke Parma.

10 dari 15 halaman

Nikola Kalinic

Nikola Kalinic. (c) ACM
Nikola Kalinic. (c) ACM

Kalinic mencetak 27 gol dari dua musim pertamanya di Serie A bersama Fiorentina. Milan pun tertarik membeli pemain asal Kroasia. Dana 22.5 juta harus keluarkan Milan untuk membawa Kalinic ke San Siro.

Kalinic hanya bertahan satu musim di Milan. Pada musim 2017/2018, Kalinic hanya mencetak enam gol dari 31 laga di Serie A. Kalinic lantas dilepas ke Atletico Madrid pada musim berikutnya.

11 dari 15 halaman

Andrea Bertolacci

Andrea Bertolacci (c) AFP
Andrea Bertolacci (c) AFP

Bertolacci membuat publik Italia terpukau saat tampil bagus untuk Genoa pada musim 2014/2015. Milan pun membayar 21 juta euro kepada AS Roma sebagai pemilik Bertolacci.

Bertolacci menjadi pemain utama Milan pada musim 2015/2016. Akan tetapi, tidak ada yang spesial darinya. Pada musim kedua, dia hanya menjadi pemain cadangan.

Milan kemudian melepas Bertolacci ke Sampdoria dengan gratis pada Oktober 2019.

12 dari 15 halaman

Mario Balotelli

Mario Balotelli (c) AFP
Mario Balotelli (c) AFP

Balotelli membuat banyak ulah dan tidak masuk dalam rencana Roberto Mancini di Man City. Milan pun membelinya dengan harga 20 juta euro pada Januari 2013.

Balotelli punya kualitas, tetapi dia membuat karirnya rumit karena rangkaian masalah disiplin.

Awalnya, kebersamaan Milan dan Balotelli berjalan baik. Akan tetapi, dia masih jauh dari harapan. Apalagi, Balotelli datang setelah Milan melepas Zlatan Ibrahimovic di awal musim.

13 dari 15 halaman

Diego Laxalt

Diego Laxalt memperkuat Uruguay di Copa America 2019 (c) AP Photo
Diego Laxalt memperkuat Uruguay di Copa America 2019 (c) AP Photo

Diego Laxalt dibeli dari Genoa pada awal musim 2018/2019. Total kesepakatan transfer pemain asal Uruguay ini mencapai angka 19 juta euro. Harga yang terlalu mahal karena dia tak pernah jadi pemain inti di Milan.

Pada musim pertamanya di Milan, Diego Laxalt hanya menjadi pelapis. Dari 20 penampilan di Serie A, dia hanya tiga kali bermain penuh. Musim ini, Milan meminjamkan Diego Laxalt ke Celtic.

14 dari 15 halaman

Jose Mari

Milan membeli Jose Mari dari Atletico Madrid pada 2000 lalu. Saat itu, dia baru berusia 21 tahun diklaim sebagai salah satu pemain berbakat di Spanyol.

Milan membeli Jose Mari dengan harga 19 juta euro, harga yang mahal pada tahun tersebut.

Namun, Jose Mari gagal tampil sesuai harapan. Sang bomber hanya mencetak 14 gol dari 75 laga yang dimainkan bersama Milan di semua kompetisi. Milan melepas Jose Mari ke Villarreal pada 2003 dengan harga 9 juta euro saja.

15 dari 15 halaman

Stephan El Shaarawy

El Shaarawy (c) AFP
El Shaarawy (c) AFP

El Shaarawy bergabung dengan Milan pada usia yang sangat muda, 18 tahun. Milan membelinya dari Genoa pada awal musim 2011/2012 dengan harga 20.2 juta euro.

Pada musim pertama, El Shaarawy hanya menjadi pemain pelapis. Musim kedua dia tampil bagus dengan 16 gol dari 37 laga Serie A.

Namun, selanjutnya El Shaarawy tak pernah masuk tim inti Milan lagi. Faktor cedera membuat karirnya terhambat. El Shaarawy sempat dipinjamkan ke AS Monaco sebelum dilepas ke Roma dengan harga 13 juta euro pada 2016.

Sumber: Transfermarkt, Soccerway

KOMENTAR