Wajah Baru Man City Musim 2022/2023: Punya Nomor 9, Cara Bermain Berbeda, Jack Grealish?

Abdi Rafi Akmal | 19 Agustus 2022, 08:00
Selebrasi skuad Manchester City dalam laga pekan kedua Premier League 2022/23 versus Bournemouth, Sabtu (13/8/2022) (c) AP Photo
Selebrasi skuad Manchester City dalam laga pekan kedua Premier League 2022/23 versus Bournemouth, Sabtu (13/8/2022) (c) AP Photo

Bola.net - Manchester City berbeda dari musim-musim sebelumnya. Perbedaan ini bisa dari aspek apa saja, mulai dari sisi teknis sampai non-teknis.

Perbedaan ini sudah mulai tampak sejak mas pramusim 2022. Memasuki dua laga awal, Man City juga semakin menunjukkan perbedaannya.

Padahal, Pep Guardiola adalah salah satu pelatih yang jarang sekali menunjukkan adanya perubahan. Kalaupun ada, perubahan tersebut sifatnya tidak major.

Dengan wajah baru Man City di musim ini, seberapa mampu mereka bertahan dari perubahan peta persaingan yang semakin sengit? Simak ulasan selengkapnya di bawah, ya, Bolaneters?

1 dari 5 halaman

Punya Nomor 9

Selebrasi Erling Haaland usai membobol gawang West Ham di pekan pertama Premier League 2022-2023. (c) AP Photo

Selebrasi Erling Haaland usai membobol gawang West Ham di pekan pertama Premier League 2022-2023. (c) AP Photo

Ya, setelah sekian lama dinantikan oleh Pep, Man City akhirnya memiliki pemain di posisi nomor 9. Kepastian itu didapat usai mendatangkan Erling Haaland.

Haaland didatangkan dari Dortmund pada awal musim ini. Mahar transfernya sebesar 54 juta Euro.

Kedatangan Haaland jadi bagian penting untuk menuntaskan strategi Pep yang selama ini bergantung pada false-nine.

2 dari 5 halaman

Double Inverted Fullback

Bek Manchester City, Joao Cancelo (c) AP Photo

Bek Manchester City, Joao Cancelo (c) AP Photo

Hal baru yang tampak pada strategi Man City lainnya adalah penerapan double inverted full back pada laga melawan West Ham di pekan ke-2 Liga Inggris 2022/2023.

Sebelumnya, Pep kerap menerapkan inverted full back hanya pada salah satu bek sayapnya. Beda dengan laga itu ketika Kyle Walker dan Joao Cancelo melakukan peran yang sama secara bersamaan.

Seusai laga, Pep menjelaskan bahwa keputusannya itu bukanlah hal yang baru-baru amat, tetapi memang jarang dipakai. Sebab, dia hendak melihat struktur permainan lawan terlebih dahulu.

3 dari 5 halaman

Kembalinya Peran De Bruyne

Bintang Manchester City, Kevin De Bruyne. (c) AP Photo

Bintang Manchester City, Kevin De Bruyne. (c) AP Photo

Kevin De Bruyne akan mendapatkan perannya kembali di musim ini, seiring dengan kedatangan Haaland sebagai nomor 9 Man City.

Musim lalu, De Bruyne didaulat jadi sumber gol Man City. Total 15 gol yang dilesakkannya dalam semusim di Liga Inggris jadi yang tertinggi selama tujuh musim membela Man City.

Sebaliknya, di musim lalu ia hanya mencatatkan delapan assist. Salah satu yang terendah, karena empat musim lainya ia bisa mencatatkan dua digit assist.

Kembalinya Haaland membuat peran itu kembali. De Bruyne kini sudah mengemas dua assist dari dua laga Man City.

4 dari 5 halaman

Berkah Grealish

Selebrasi Jack Grealish dan Kevin De Bruyne di laga uji coba pramusim 2022, Bayern Munchen vs Manchester City (c) AP Photo

Selebrasi Jack Grealish dan Kevin De Bruyne di laga uji coba pramusim 2022, Bayern Munchen vs Manchester City (c) AP Photo

Kepindahan Raheem Sterling jadi berkah bagi Jack Grealish. Ia jadi punya kesempatan yang lebih banyak untuk bermain.

Banyak orang yang menganggap permainan Grealish payah, padahal sejatinya Grealish punya catatan xA tertinggi dibandingkan Sterling, Phil Foden, Riyad Mahrez, dan Bernardo Silva.

Ya, kemampuannya bukan untuk mencetak gol, tetapi untuk mengkreasi peluang. Tidak seperti De Bruyne yang kerap bisa memberikan assist, Grealish lebih kepada menyuplai assist kepada pemberi assist.

5 dari 5 halaman

Penjualan Pemain Inti

Selebrasi Gabriel Jesus dalam laga pekan kedua Premier League 2022/23 antara Arsenal vs Leicester City, Sabtu (13/8/2022) (c) PA via AP Photo

Selebrasi Gabriel Jesus dalam laga pekan kedua Premier League 2022/23 antara Arsenal vs Leicester City, Sabtu (13/8/2022) (c) PA via AP Photo

Yang berbeda lagi dari Man City adalah keputusan menjual para pemain inti. Sejauh ini sudah ada tiga pemain inti yang dilepas ke klub rival di Inggris.

Gabriel Jesus dan Oleksandr Zinchenko ke Arsenal. Sedangkan Sterling ke Chelsea.

Itu belum ditambah dengan belum berakhirnya rumor kepergian Bernardo Silva dari Ettihad Stadium.

Padahal dalam tiga musim sebelumnya, Man City paling mentok hanya menjual satu pemain intinya di periode bursa transfer yang sama. Ferran Torres ke Barcelona musim 21/22, Leroy Sane ke Bayern Munchen musim 20/21, Danilo ke Juventus musim 19/20.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR