Wah, Carragher Merasa Liverpool tak Layak Dapat Penalti Saat Lawan Palace

Dimas Ardi Prasetya | 24 Januari 2022, 17:59
Diogo Jota (kanan) ditempel ketat Conor Gallagher di laga Crystal Palace vs Liverpool di pekan ke-23 EPL 2021-22 di Selhurst Park, Minggu (23/01/2022) malam WIB. (c) PA via AP Photo
Diogo Jota (kanan) ditempel ketat Conor Gallagher di laga Crystal Palace vs Liverpool di pekan ke-23 EPL 2021-22 di Selhurst Park, Minggu (23/01/2022) malam WIB. (c) PA via AP Photo

Bola.net - Legenda Liverpool Jamie Carragher mengklaim The Reds sejatinya tak layak mendapatkan hadiah penalti di laga lawan Crystal Palace.


Liverpool bertamu ke markas Palace di Selhurst Park di pekan ke-23 Premier League 2021-22, Minggu (23/01/2022) malam WIB. The Reds sempat mencetak dua gol di babak pertama.

Dua gol Liverpool dicetak Virgil van Dijk dan Alex Oxlade-Chamberlain. Di babak kedua Palace membalas satu gol melalui Odsonne Edouard.

Di saat Palace berusaha menyamakan skor, Liverpool malah bisa mendapat hadiah penalti. Hadiah diberikan setelah kiper Palace yakni Vicente Guaita dianggap melanggar Diogo Jota di kotak terlarang.

1 dari 3 halaman

Kata Carragher Soal Penalti Liverpool

Terjadi kontroversi soal pemberian penalti itu pada Liverpool. Sebab Diogo Jota dianggap menabrakkan diri pada Vicente Guaita.

Banyak yang menganggap Crystal Palace tak seharusnya diganjar penalti, termasuk Jamie Carragher. Ia merasa keputusan sang wasit sangat merugikan tim asuhan Patrick Vieira tersebut.

"Saya tidak berpikir itu penalti. Itu selalu terlihat lebih buruk ketika mereka memperlambatnya, ketika saya menontonnya secara real time, tidak ada masalah bagi saya," katanya pada komentar Sky Sports.

“Saya pikir bola juga terlalu jauh dari Jota. Saya pikir itu akan jadi keputusan yang sangat keras di Crystal Palace, saya benar-benar merasa demikian," seru Carragher.

2 dari 3 halaman

Alasan Wasit Ubah Keputusan

Awalnya wasit tak menganggap Vicente Guaita melanggar Diogo Jota. Jadi laga Crystal Palace lawan Liverpool tetap dilanjutkan.

Akan tetapi kemudian ada pemeriksaan melalui Video Assistant Referee (VAR). Setelah melihat tayangan ulang, wasit mengubah keputusannya dan menghadiahkan penalti pada Liverpool.

Jamie Carragher kemudian menduga bahwa wasit memberikan penalti karena melihat Diogo Jota masih punya peluang untuk mengejar bola yang terlepas dari penguasaannya. Namun pergerakannya terhambat oleh kiper Palace.

“Saya pikir bola terlalu jauh, saya pikir ia kehilangan kendali. Saya pikir itu sangat keras, saya juga frustrasi ketika Anda melihat VAR dan semuanya dalam gerakan lambat," tuturnya.

"Satu-satunya hal yang bisa saya pikirkan adalah mungkin bukan seberapa besar pelanggarannya, tetapi ia pikir Jota bisa mendapatkan sisi lain," cetus Carragher.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR