BERITA PIALA EROPA BUNDESLIGA LAINNYA

Tujuh Pelajaran dari Laga Aston Villa vs Manchester United: MU Jagonya Comeback!

10-05-2021 06:30 | Dimas Ardi Prasetya

Striker Manchester United Edinson Cavani merayakan golnya ke gawang Aston Villa di Villa Park, Minggu (09/05/2021) malam WIB. (c) Pool Getty via AP Photo Striker Manchester United Edinson Cavani merayakan golnya ke gawang Aston Villa di Villa Park, Minggu (09/05/2021) malam WIB. (c) Pool Getty via AP Photo

Bola.net - Manchester United berhasil membalikkan skor dan berhasil meraih kemenangan saat berduel melawan Aston Villa di Villa Park, Minggu (09/05/2021) malam WIB.

Manchester United mengawali laga dengan kurang ideal. Mereka memang sempat menebar ancaman, tapi malah kebobolan lebih dahulu pada menit ke-24 melalui Bertrand Traore.

Keunggulan Villa bertahan sampai babak pertama berakhir. MU akhirnya baru bisa mencetak gol penyeimbang pada menit ke-52 melalui penalti Bruno Fernandes.

Pada menit ke-56, Setan Merah bisa membalikkan skor melalui aksi Mason Greenwood. United kemudian memperlebar keunggulannya melalui Edinson Cavani pada menit ke-87,

Manchester United pun akhirnya berhasil menang dengan skor 1-3 atas Aston Villa. Dari kemenangan ini, pelajaran apa saja yang bisa dipetik?

Berikut ulasannya Bolaneters.

1 dari 7 halaman

Mason Greenwood Lampaui Rooney

Mason Greenwood mencetak gol kedua Manchester United. Ia memaksimalkan umpan dari Aaron-wan Bissaka.

Bagi Mason, ini adalah gol kelimanya dalam lima pertandingan terakhir di Premier League. Itu adalah gol keenamnya di liga pada musim 2020-21 ini dan yang ke-11 di semua ajang kompetisi.

Gol ini juga membuatnya mencetak sejarah. Ia kini mengemas 16 gol. Jumlah itu membuatnya melampaui catatan Wayne Rooney sebagai remaja dengan torehan gol terbanyak bagi MU di liga.

Catatan ini juga berimbas positif bagi Greenwood dalam usahanya untuk masuk ke timnas Inggris yang akan berlaga di Euro 2020. Manajer The Three Lions Gareth Southgate tentu tak akan bisa begitu saja memalingkan wajahnya dari penyerang berusia 19 tahun tersebut.

2 dari 7 halaman

Cederanya Maguire Bikin Khawatir

Manchester United memang berhasil meeraih kemenangan. Akan tetapi MU harus membayar mahal raihan tiga poin lawan Aston Villa ini.

Mereka harus kehilangan bek andalannya, Harry Maguire. Bek Timnas Inggris itu terlihat berjalan tertatih-tatih jelang babak kedua berakhir.

Maguire kemudian diketahui mengalami masalah pada lututnya. Kini MU harus menunggu lebih lanjut untuk mengetahui seberapa parah cederanya.

Maguire, yang baru pertama kali ini digantikan di sepanjang karirnya di MU, tentu diharapkan tidak mengalami cedera parah. Sebab United akan berduel di final Liga Europa.

Timnas Inggris tentu juga sedang berharap-harap cemas. Sebab Maguire juga pilar Inggris yang diharap bisa bermain di Euro 2020 nanti.

3 dari 7 halaman

Man United Amankan Tiket ke Liga Champions

Manchester United sukses mengunci tiga poin di laga lawan Aston Villa ini. Dengan tambahan tiga poin itu, mereka kini mengoleksi 70 poin dari 34 pertandingan.

Dengan jumlah tersebut, MU kini memastikan mengunci tiket ke Liga Champions musim depan. Kepastian ini juga didapat berkat hasil yang didapat oleh West Ham.

The Hammers berduel melawan Everton. Mereka kalah dengan skor tipis 1-0.

Dengan hasil tersebut, West Ham kini tertahan di posisi lima dengan koleksi 58 poin. Secara matematis, mereka tak akan bisa menyalip perolehan poin Man United dengan tiga laga tersisa.

4 dari 7 halaman

Cavani Sang Supersub

Edinson Cavani kembali menunjukkan sinarnya bagi Manchester United. Meskipun, ia masuk sebagai pemain pengganti di laga lawan Aston Villa ini.

Pemain asal Uruguay itu masuk pada menit ke-65 menggantikan Mason Greenwood. Cavani kemudian bisa mencetak gol pada menit ke-87.

Dengan gol tersebut, Cavani menyamai rekor jumlah gol bagi pemain pengganti untuk MU dalam semusim yakni lima gol. Jumlah itu menyamai rekor Javier 'Chicharito' Hernandez pada musim 2010-11 dan Ole Gunnar Solskjaer pada musim 1998-99 silam.

5 dari 7 halaman

Manchester United Jagonya Comeback

Manchester United mencatatkan cerita yang sama seperti di sejumlah laga sebelum-sebelumnya. Mereka tertinggal lebih dahulu dari lawannya.

Akan tetapi, pasukan Ole Gunnar Solskjaer ternyata bisa bangkit kembali di babak kedua. Termasuk lawan Aston Villa, ini adalah yang ke-10 kalinya MU meraih kemenangan meski sebelumnya dalam posisi tertinggal.

MU pun mencatatkan rekor manis. Mereka bisa dianggap sebagai tim jagonya comeback di Premier League.
Sebab belum pernah ada tim lain yang bisa melakoni comeback sebanyak Man United di sepanjang sejarah kompetisi Premier League.

6 dari 7 halaman

Dejavu Villa

Di laga ini, Manchester United mencatatkan gol pertamanya melalui Bruno Fernandes. Ia menjebol gawang Aston Villa melalui titik penalti.

Hadiah dari titik putih ini diberikan setelah Douglas Luiz melanggar Paul Pogba di kotak terlarang. Hal ini tentu kurang lebih sama dengan apa yang terjadi pada duel MU vs Villa di Old Trafford di putaran pertama pada Desember 2020 lalu.

Saat itu, Douglas juga melanggar Pogba. Hadiah penalti juga dieksekusi oleh Fernandes.

Ada dejavu lainnya yang juga muncul di laga ini. Gawang MU dijebol oleh Bertrand Traore.

Pemain yang sama juga berhasil menjebol gawang MU pada Desember 2020 lalu. Hal ini membuat Traore jadi pemain kedua di pentas EPL musim ini yang bisa menjebol gawang United di laga tandang dan kandang setelah penyerang Tottenham, Son Heung-min.

7 dari 7 halaman

MU Tunda Pesta Juara Man City

Manchester United tahu bahwa laga ini tak sekadar demi mengamankan posisi mereka di zona empat besar. Namun mereka juga mengusung misi untuk menunda pesta juara rival sekotanya, Manchester City.

MU tahu bahwa jika mereka kalah, City akan langsung berpesta. Mereka bakal memenangi liga untuk yang kedua kalinya dalam empat musim terakhir.

Sekarang ini MU dan City terpaut 10 angka. Namun The Citizen sudah bermain 35 kali sementara United baru 34 kali.

Kans Manchester United meraih gelar juara memang ada namun sangat tipis. Jadi Setan Merah sekarang pasti akan berusaha maksimal untuk bisa menunda pesta juara Manchester City selama mungkin.

(Opta/mufc/premier league)

KOMENTAR