BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Termasuk Satu dari 8 Pemain yang Pernah Bela MU dan Madrid, Apa Kata Javier Hernandez?

31-05-2020 23:30 | Richard Andreas

Javier Hernandez (c) AFP Javier Hernandez (c) AFP

Bola.net - Javier Hernandez alias Chicharito merupakan satu dari segelintir pemain yang pernah merasakan perbedaan bermain untuk Manchester United dan Real Madrid. Chicharito kini bicara soal perbedaan dua klub besar itu.

Bertahun-tahun lalu, Chicharito datang ke MU sebagai pemain yang tidak dikenal. Perlahan tapi pasti dia menjelma jadi pencetak gol mematikan, bahkan menyandang status super-sub.

Lalu Madrid mendatangkan Chicharito pada musim 2014/15. Meski hanya musim di sana, Chicharito sudah cukup memahami betapa besarnya klub sekelas Madrid.

Apa maksudnya? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

1 dari 2 halaman

Beda Kultur

Mula-mula, Hernandez bicara soal perbedaan kultur. Sebagai pemain berdarah Meksiko, tentu Hernandez lebih mudah beradaptasi di Spanyol daripada di Inggris.

Memang tidak ada hubungannya dengan klub, tapi perbedaan kultur itu sangat berpengaruh bagi pemain asing.

"Saya kira kulturnya," uijar Hernandez kepada Rio Ferdinand dikutip dari Metro. "Hanya deskripsi, bukan sesuatu yang ingin saya kurangi atau saya lebihkan dari kedua klub."

"Anda tahu bahwa gaya hidup di Inggris sedikit tenang, lebih akrab. Di Spanyol dan Portugal, gaya hidupnya mirip dengan gaya Latino. Kulturnya berbeda, lebih terbuka, lebih terekspos."

2 dari 2 halaman

Privasi

Intinya, Chicharito bisa hidup lebih tenang selama membela MU. Dia masih bisa bepergian keluar tanpa takut dikekang fans. Di Madrid berbeda, privasinya lebih terganggu karena publik Spanyol benar-benar menggilai pesepak bola.

"Di MU, saat di luar, saya tidak pernah merasa bahwa klub benar-benar masif seperti seharusnya. Anda tahu tidak banyak fans yang menunggu di luar, tidak banyak media, tidak membocorkan berita. Anda bisa berjalan di Manchester, mereka menghargai Anda," imbuh Chicharito.

"Di Spanyol, mereka memang menghargai Anda, tapi budayanya mirip dengan di negara saya. Mereka menginginkan banyak hal dari Anda, mereka ingin foto Anda, mereka ingin memegang Anda," tandasnya.

Sumber: Metro

KOMENTAR