BERITA JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Terlalu Banyak Pertandingan, Romelu Lukaku Lelah Mental

20-10-2021 05:00 | Richard Andreas

Matthijs De Ligt vs Romelu Lukaku di laga Juventus vs Chelsea, Liga Champions 2021/22 (c) AP Photo
Matthijs De Ligt vs Romelu Lukaku di laga Juventus vs Chelsea, Liga Champions 2021/22 (c) AP Photo

Bola.net - Penurunan performa Romelu Lukaku berdampak langsung terhadap kekuatan lini serang Chelsea, Sebagai pelatih, Thomas Tuchel memahami kendala striker barunya tersebut.

Lukaku jadi rekrutan terbaik Chelsea musim panas ini. Dia dinilai tepat untuk menambah dimensi baru di lini serang The Blues, khususnya soal eksekusi peluang.

Keputusan ini terbukti tepat. Lukaku langsung tancap gas di awal musim, meencetak 4 gol dalam 4 pertandingan pertamanya untuk Chelsea.

Namun, angka itu tiba-tiba menurun drastis. Lukaku telah melewati 6 pertandingan tanpa gol untuk Chelsea.

1 dari 2 halaman

Kebanyakan bermain

Penurunan performa dan kontribusi Lukaku in tentu jadi kekhawatiran Chelsea. Sang pelatih, Thomas Tuchel, meyakini bahwa strikernya terlalu banyak menempuh pertandingan di awal musim ini.

"Saat ini, saya kira Romelu sedikit terlalu banyak bermain. Saya kira dia bermain di terlalu banyak kompetisi dengan tim nasional," ujar Tuchel di Chelseafc.com.

"Dia atlet luar biasa dan sosok yang kompetitif, dia ingin berjuang dan meraih banyak hal. Saya tahu betapa besar hasrat dia untuk meraih hasil apik bersama Belgia di Euro dan di Nations League."

2 dari 2 halaman

Juga lelah mental

Kelelahan yang dimaksud Tuchel bukan hanya soal fisik. Lukaku juga terbebani ekspektasi yang membuatnya mengalami kelelahan mental.

"Bermain untuk negaranya sangat berarti bagi dia. Jika tidak berjalan baik, dia membuat itu jadi beban. Dia memikirkan itu, dia terus memikirkannya," sambung Tuchel.

"Menurut saya dia sedikit kelelahan mental. Di mata saya, dia sudah terlalu banyak bermain. Sulit membuat penilaian soal dia membutuhkan istirahat atau tidak, atau lebih baik terus memainkan dia?" tandasnya.

Sumber: Chelsea

KOMENTAR