BERITA JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Terkagum-kagum Melihat Racikan Thomas Tuchel di Pertahanan Chelsea

11-05-2021 12:20 | Asad Arifin

Manajer Chelsea, Thomas Tuchel (c) Pool via AP
Manajer Chelsea, Thomas Tuchel (c) Pool via AP

Bola.net - Thomas Tuchel memberi banyak dampak positif bagi Chelsea. Salah satu aspek yang dinilai menonjol dari kinerja apik The Blues adalah solidnya lini pertahanan.

Tuchel ditunjuk sebagai manajer baru Chelsea pada Januari 2021 lalu. Dia menggantikan peran Frank Lampard yang meraih hasil kurang bagus di Premier League. Tuchel mewarisi skuad warisan Lampard tanpa membawa satu pun pemain baru.

Walau begitu, laju Chelsea di bawah kendali Tuchel sulit dibendung tim lain. Chelsea bahkan punya peluang meraih dua gelar juara karena akan berlaga di final Piala FA dan Liga Champions musim 2020/2021 ini.

1 dari 2 halaman

Mengagumi Racikan Tuchel

Tuchel telah memainkan 25 laga untuk Chelsea. Dari jumlah laga itu, Chelsea baru kebobolan 11 gol. Satu-satunya momen di mana Chelsea kebobolan di atas dua gol terjadi ketika kalah dari West Brom.

"Saya tidak tahu seperti apa cara Tuchel melatihnya," ucap pandit Gary Neville pada Sky Sports.

"Tuchel berada di sini selama empat atau lima bulan, dia punya pertandingan hari Rabu dan Sabtu, tidak ada waktu untuk latihan, Anda lebih sering bicara soal recovery," sambung Neville.

"Lalu, bagaimana dia melatih klub menjadi matang seperti ini? Ini adalah kinerja tim pelatih yang luar biasa dan para pemain juga mampu melakukannya dengan sangat baik," kata mantan kapten Manchester United.

2 dari 2 halaman

Pentingnya Faktor Pelatih

Tuchel memang membawa perubahan di lini belakang Chelsea. Dia memakai formasi tiga bek, baik 3-4-3 maupun 3-4-1-2, sejak pertama kali datang. Formasi ini diyakini menjadi kunci di balik kokohnya pertahanan Chelsea musim ini.

"Jika Anda bilang kepada saya bahwa punya Antonio Rudiger, Andreas Christensen dan Cesar Azpilicueta sebagai tiga bek - dan Thiago Silva, pemain yang brilian tapi mulai menua - akan memiliki 11 clean sheet, menurut saya bukan peluang," kata Neville.

"Itu harus tergantung pada manajer dan pelatih dalam mengelola mereka," tegas mantan bek kanan timnas Inggris tersebut.

Sumber: Sky Sports via Football London

KOMENTAR