Tak Ada Zidane, Hazard Tetap Bersedia Gabung Madrid

Dimas Ardi Prasetya | 22 Januari 2019, 17:15
Zinedine Zidane. (c) AFP
Zinedine Zidane. (c) AFP

Bola.net - - Winger Chelsea Eden Hazard menegaskan ia tetap bersedia gabung Real Madrid meski klub itu tak lagi dilatih oleh Zinedine Zidane.

Winger asal Belgia itu sudah lama dikait-kaitkan dengan Madrid. Bahkan, ketika Cristiano Ronaldo masih bermain di klub tersebut.

Hazard awalnya sempat malu-malu ketika dikonfirmasi terkait gosip tersebut. Akan tetapi pada akhirnya ia berani bicara blak-blakan bahwa ia tertarik untuk pindah ke Spanyol.

Ia mengaku bahwa Madrid memang klub impiannya sejak lama. "Real Madrid adalah salah satu klub terbaik di dunia. Saya tidak berbohong, ini [bermain di Real Madrid] adalah mimpi saya sejak masih kecil. Saya punya mimpi dengan klub ini dan kita lihat saya nanti," ucapnya beberapa waktu lalu.

1 dari 3 halaman

Tak Ada Zidane Tak Masalah


Hazard kemudian menegaskan bahwa ia masih berharap untuk bisa gabung Madrid. Bahkan meski klub itu sudah tak lagi dilatih oleh sosok idolanya dahulu, Zinedine Zidane.

"Apakah saya ingin menandatangani kontrak dengan Real Madrid? Mengapa tidak?" katanya pada France Football.

"Saya belum pernah mendengar dari Zidane dan jika ia pergi ke Manchester United besok, misalnya, saya tidak akan berada di sana," tegasnya.

"Real Madrid tanpa Zidane berbeda, tetapi masih Real Madrid," tegas Hazard.

2 dari 3 halaman

Bisa Saja Bertahan


Akan tetapi pemain berusia 28 tahun ini juga menyebut ia masih bisa saja bertahan di Stamford Bridge. Sayang ia tak memberikan isyarat apapun terkait hal apa yang bisa membuatnya bertahan bersama Chelsea.

"Saya telah memenangkan segalanya di Inggris, kecuali Community Shield. Akan tetapi itu tidak berarti saya akan pergi," ucapnya.

"Saya selalu mengatakan bahwa saya ingin mencoba sesuatu yang berbeda setelah Inggris. Tetapi ada hal-hal yang mungkin membuat saya tetap bertahan," tandas Hazard.

3 dari 3 halaman

Berita Video


Berita video tim Ducati resmi meluncurkan Desmosedici GP19 di Philip Morris R&D Cube, Neuchatel, Swiss.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR