BERITA TIMNAS JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Skuat Arsenal Tak Bagus Buat Perkembangan Emile Smith Rowe, Alasannya?

26-08-2021 02:48 | Yaumil Azis

Gelandang muda Arsenal, Emile Smith-Rowe (c) Arsenal.com
Gelandang muda Arsenal, Emile Smith-Rowe (c) Arsenal.com

Bola.net - Arsenal dikenal sebagai tempat pemain muda 'mekar' di kancah sepak bola profesional. Dengan demikian, pemain muda seperti Emile Smith Rowe seharusnya tidak perlu khawatir lagi soal perkembangannya.

Smith Rowe merupakan salah satu jebolan akademi Arsenal yang telah memproduksi banyak pemain bertalenta. Peluang bermain di skuat inti secara reguler tiba di hadapannya pada musim 2020/21 kemarin.

Ia menjelma sebagai penerus Mesut Ozil yang mengalami penurunan performa hingga harus dijual ke Fenerbahce pada awal tahun 2021. Mikel Arteta memberinya kesempatan tampil sebanyak 33 kali di musim kemarin.

Performanya tidak mengalami penurunan. Kendati Arsenal menelan kekalahan dalam dua pertandingan perdananya di Premier League 2021/22, penampilan Smith Rowe tetap mengundang decak kagum banyak kalangan.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2 halaman

Butuh Waktu Lama untuk Berkembang

Arsenal ramah akan pemain muda, dan itu tetap berlaku di era kepelatihan Arteta. Pria berdarah Spanyol itu bahkan memberi peran penting kepada Emile Smith Rowe dan menyerahkan No.10 yang pernah dikenakan Ozil dulu.

Tidak ada yang meragukan potensi Smith Rowe, termasuk juga Jack Wilshere yang merupakan mantan jebolan akademi the Gunners. Namun, ia sangsi bisa melihat Smith Rowe mampu bertumbuh pesat dengan skuat Arsenal yang sekarang.

"Saya pikir Emile Smith Rowe adalah pemain terbaik di lapangan di Brentford, namun dia akan butuh waktu yang lebih lama untuk berkembang karena tidak memiliki lingkungan pendukung seperti di zaman saya dulu," ujarnya kepada The Athletic.

2 dari 2 halaman

Beda dengan Zamannya Dulu

Pernyataan Wilshere cukup beralasan. Ketika dirinya masih muda dan baru menembus skuat inti, Arsenal diperkuat oleh sejumlah pemain bintang seperti Cesc Fabregas dan Robin van Persie. Para jebolan akademi klub bisa belajar banyak dari mereka.

"Perbedaannya adalah, saya masuk ke dalam tim yang berisikan pemain kelas dunia dan mereka sangat membantu saya: Cesc Fabregas, Robin van Persie, Samir Nasri. Mereka semua hebat dan saya bisa belajar dari mereka."

"Itulah mengapa akan butuh waktu lama, karena ada tanggung jawab cukup besar yang dibebankan kepada para pemain muda ini," pungkas Wilshere.

(The Athletic)

KOMENTAR