Siasat MU di Balik Klausul Kontrak Paul Pogba, Sudah Siap Jual ke Real Madrid?

Richard Andreas | 13 November 2020, 12:00
Ekspresi gelandang Manchester United, Paul Pogba, setelah melanggar pemain Arsenal, Hector Bellerin, dalam laga lanjutan Premier League hari Minggu (1/11/2020). (c) AP Photo
Ekspresi gelandang Manchester United, Paul Pogba, setelah melanggar pemain Arsenal, Hector Bellerin, dalam laga lanjutan Premier League hari Minggu (1/11/2020). (c) AP Photo

Bola.net - Manchester United diyakini punya alasan kuat di balik keputusan mengaktifkan klausul perpanjangan satu tahun ekstra pada kontrak Paul Pogba baru-baru ini. Bukan untuk mempertahankannya, lebih untuk menjual sang gelandang.


Pandangan ini disampaikan oleh analis talkSPORT, Alex Crook. Menurutnya, baik Ole Gunnar Solskjaer dan pihak klub sekarang sudah memahami bahwa Pogba sudah tidak bisa dipertahankan.

Pogba belum pernah tampil memuaskan ketika mendapatkan kesempatan, justru lebih sering mengecewakan. MU pun tampak bermain lebih baik ketika Pogba tidak bermain di lapangan.

"Saya memahami bahwa MU berencana menjualnya pada musim panas mendatang," ujar Crook kepada talkSPORT.

Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

1 dari 2 halaman

Aktifkan hanya untuk menjual

Seharusnya Pogba memasuki tahun terakhir dalam kontraknya musim ini, tapi beberapa pekan lalu MU telah mengaktifkan klausul ekstra satu musim, yang mengikat Pogba sampai musim panas 2022.

Sekilas langkah MU ini terlihat sebagai usaha mempertahankan Pogba, tapi tidak di mata Crooks. Menurutnya, justru inilah bukti MU siap menjual Pogba.

"Mereka memang mengaktifkan klausul perpanjangan kontrak untuk setahun ke depan, tapi itu lebih untuk mempertahankan nilai jual sang pemain, untuk menghentikannya pergi dengan gratis," sambung Crooks.

"Saya kira dia tidak lagi masuk rencana jangka panjang MU. Ole Gunnar Solskjaer sepertnya mulai memahami bahwa dia tidak bisa memainkan Fernandes dan Pogba bebarengan."

2 dari 2 halaman

Bakal lebih murah

Nahas bagi MU, harga Pogba mungkin tidak akan semahal yang mereka harapkan. Memang Pogba masih dibidik klub besar sekelas Real Madrid, tapi pandemi virus corona telah mempersulit situasi.

"Anda harus mengakui bahwa MU tampak bermain lebih baik tanpa dia baru-baru ini, seperti yang terlihat di Goodison Park [vs Everton] ketika Solskjaer benar-benar membutuhkan kemenangan," lanjut Crooks.

"Pada akhirnya, Pogba akan tiba di Real Madrid. Namun, jelas ada masalah dengan pandemi virus corona."

"Mengingat minimnya menit bermainnya musim ini dan krisis finansial, MU mungkin harus menerima tawaran yang jauh lebih murah daripada beberapa tahun lalu," pungkasnya.

Sumber: talkSPORT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR