BERITA JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Sebelum Dapatkan Pengganti, Arsenal Dilarang Jual Alexandre Lacazette

31-07-2021 04:55 | Ari Prayoga

Selebrasi Alexandre Lacazette usai membobol gawang West Brom (c) AP Photo
Selebrasi Alexandre Lacazette usai membobol gawang West Brom (c) AP Photo

Bola.net - Mantan bek Arsenal, Nigel Winterburn menyarankan Mikel Arteta untuk tak buru-buru menjual Alexandre Lacazette pada jendela transfer musim panas ini.

Kontrak Lacazette bersama Arsenal bakal berakhir pada tahun depan. Namun, hingga kini masih belum ada tanda-tanda kesepakatan soal kontrak baru tercapai antara kedua belah pihak.

Artinya, Arsenal harus menjual Lacazette pada musim panas ini jika tak mau kehilagan striker asal Prancis itu secara cuma-cuma pada tahun depan.

1 dari 2 halaman

Saran Winterburn

Winterburn pun melarang Arsenal untuk menjual Lacazette kecuali mereka sudah mendapatkan penggantinya lebih dulu, dengan The Gunners kabarnya tengah mengincar Tammy Abraham.

“Arsenal seharusnya tidak menjual Lacazette kecuali mereka memiliki peningkatan. Saya tidak akan membiarkan dia pergi sampai kita mendapatkan striker lain. Saya sudah mengatakan itu selama ini," ujar Winterburn kepada Goal International.

“Lacazette adalah striker yang berbeda dengan apa pun yang dimiliki Arsenal di klub. Ketika dia dalam performa terbaik, dia menahan bola dengan baik, kerja samanya bagus," imbuhnya.

“Saya kira tingkat serangannya bukan yang terbaik dari apa yang Anda inginkan, tetapi kemudian kami juga tidak berada di puncak liga saat ini juga." tukasnya.

2 dari 2 halaman

Terlalu Berisiko

Lebih lanjut, Winterburn menilai bahwa melepas Lacazette untuk saat ini masih terlalu berisiko bagi Arsenal, terutama jika penggantinya gagal didapat.

“Jadi secara pribadi, saat ini, saya tidak ingin melihatnya pergi, kecuali ada seseorang yang datang yang akan membuat saya bersemangat," tutur Winterburn.

"Saya tidak akan membiarkan dia pergi dan kemudian kami tidak punya orang lain untuk direkrut. Bagi saya, itu terlalu berisiko." tandasnya.

Sumber: Goal International

KOMENTAR