BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Satu Tahun Kepergian Unai Emery, Masalah Arsenal Masih Itu-itu Saja

03-12-2020 01:14 | Yaumil Azis

Arsenal menyerah dari Leicester City, Senin (26/10/2020) (c) Pool EPA via AP Photo Arsenal menyerah dari Leicester City, Senin (26/10/2020) (c) Pool EPA via AP Photo

Bola.net - Mikel Arteta mengungkapkan sebuah masalah yang tengah dihadapi Arsenal saat ini. Masalah lama yang bahkan telah terlihat sejak Unai Emery masih menduduki kursi kepelatihan beberapa tahun lalu.

Arteta ditunjuk sebagai pelatih pada akhir tahun 2019 kemarin. Ia menggantikan Emery yang dipecat karena serentetan hasil buruk yang membuat Arsenal sampai terdampar keluar dari 10 besar Premier League.

Pria berkebangsaan Spanyol itu sempat memberikan secercah harapan buat the Gunners. Dengan susah payah, ia membawa klub tersebut merangkak hingga finis di peringkat delapan.

Untungnya, Arsenal masih bisa tampil di pentas Eropa. Lagi-lagi berkat Arteta, yang sukses mengantarkan the Gunners menjuarai FA Cup dengan mengalahkan Chelsea pada babak final dengan skor 2-1.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2 halaman

Masalah yang Itu-itu Saja

Harapan tersebut perlahan memudar seiring waktu berjalan. Pada musim ini, Arsenal kembali terlempar dari 10 besar, di mana mereka sedang berkutat di peringkat 14 dengan raihan 13 poin saja.

Arteta tidak menutup-nutupi kalau Arsenal tengah mengalami masalah saat ini. Dan masalah tersebut sudah dihadapi sejak bertahun-tahun yang lalu, yakni mencetak gol.

"Ada banyak faktor," jawab Arteta saat ditanya soal minimnya gol Arsenal, dikutip dari Metro. "Jika anda membandingkan Premier League dengan Liga Europa, itu berbeda."

"Jika anda melihat ke beberapa tahun terakhir, bagaimana tim berbagi gol di Premier League, cukup terbatas. Itu bukanlah masalah yang baru terjadi sekarang, tapi sudah terjadi sejak bertahun-tahun lamanya," lanjutnya.

2 dari 2 halaman

Bertumpu Pada Satu Orang

Selama ini, Arsenal selalu bertumpu kepada Pierre-Emerick Aubameyang untuk menjebol gawang lawan. Begitu pemain asal Gabon tersebut mengalami penurunan performa, the Gunners jadi kesulitan mencetak gol.

"Masalah tersebut harus segera diselesaikan. Menaruh 80 persen tanggung jawab itu kepada satu orang tidaklah adil. Sebagai sebuah tim, kami harus menyelesaikan masalah itu," tambahnya.

"Sebagai tim, kami menghadapi banyak masalah dan kadang penyelesaiannya tidak tepat, terkadang waktunya tidak tepat, terkadang eksekusi terahirnya tidak tepat tapi sebagai tim ada hal tertentu yang bisa kami lakukan dengan lebih baik," pungkasnya.

Tentu, PR besar tersebut harus segera diselesaikan oleh Arteta. Jika tidak, Arsenal bisa saja meraih hasil buruk kala menghadapi Rapid Wien dalam laga lanjutan fase grup Liga Europa yang digelar pada Jumat (4/12/2020) besok.

(Metro)

KOMENTAR