BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Satu Hal yang Dipelajari Guardiola dari Mourinho: Serangan Balik

02-07-2019 08:19 | Asad Arifin

Jose Mourinho dan Josep Guardiola (c) AFP Jose Mourinho dan Josep Guardiola (c) AFP

Bola.net - Josep Guardiola dan Jose Mourinho pernah punya rivalitas yang sengit di pentas sepak bola. Namun, di balik semua itu, Guardiola mengakui ada satu hal yang dipelajari dari pelatih asal Portugal tersebut.

Rivalitas antara Guardiola dan Mourinho sudah dipupuk ketika mereka masih berkiprah di Spanyol. Ketika itu, Guardiola berperan sebagai pelatih Barcelona sementara Mourinho berada di kubu Real Madrid.

Keduanya sering saling sindir dan ejek sebelum dan sesudah pertandingan antara Barcelona melawan Real Madrid. Mereka juga sempat terlibat cekcok dalam sebuah pertandingan.

Hubungan panas keduanya terulang kembali di Inggris. Guardiola jadi juru taktik Manchester City dan Mourinho berada di kubu United. Duel tim sekota tersebut selalu dibumbui perang kata-kata antara kedua manajer tim.

"Saat masih di Barcelona, pelatih pertama yang membuat saya waspada pada serangan balik adalah Jose Mourinho, dengan Angel Di Maria, Gareth Bale dan Karim Benzema," ucap Guardiola dikutip dari Marca.

"Saya mulai berpikir, kami harus hati-hati ketika kehilangan bola," tandasnya.

1 dari 1 halaman

Sering Dapat Kritik

Sejak melatih Manchester City, Josep Guardiola tidak pernah lepas dari kritik. Segala sukses yang mampu diraih dinilai tidak lepas dari sokongan finansial klub yang begitu kuat. Muncul tudingan 'Man City meraih gelar juara dengan uang'.

Pep Guardiola tentu keberatan dengan tudingan tersebut. Sebab, bukan hanya Man City yang rela membayar mahal untuk membeli pemain. Namun, hanya Man City yang mendapat tudingan negatif.

"Tanpa melakukan investasi ini, kita tidak akan berada di tempat yang sekarang ini."

"Chelsea juga melakukannya, Real Madrid juga telah menghabiskan 300 juta euro. Barcelona juga telah membeli beberapa pemain di atas 100 juta euro. Ini kami lakukan karena kebutuhan tim," tegas mantan pelatih Bayern Munchen.

KOMENTAR