BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Sanksi FFP Man City, Bagaimana Nasib Josep Guardiola?

15-02-2020 18:43 | Asad Arifin

Manajer Manchester City, Josep Guardiola (c) AP Photo Manajer Manchester City, Josep Guardiola (c) AP Photo

Bola.net - Manchester City mendapat kabar buruk menyusul sanksi pelanggaran Financial Fair Play [FFP]. Lantas, bagaimana nasib Josep Guardiola pada musim depan? Bertahan atau pindah?

UEFA resmi menjatuhkan sanksi pada Man City karena pelanggaran FFP. UEFA menemukan upaya manipulasi pemasukan sponsor yang dilakukan Man City dalam laporan keuangan yang disusun.

Sanksi telah dijatuhkan. Man City dihukum larangan bermain di Liga Champions [juga Liga Europa] dalam dua musim ke depan. Man City juga harus membayar denda senilai 30 juta euro.

Pihak Man City tidak akan tinggal diam dengan sanksi yang diberikan UEFA. Kini, mereka sedang menyusun materi banding. Man City bakal berupaya bebas dari sanksi lewat banding ke CAS.

1 dari 2 halaman

Guardiola Tinggalkan Man City?

Sanksi larangan bermain di kompetisi Eropa diyakini bakal berdampak besar bagi Man City. Bukan hanya untuk klub secara kolektif, tetapi juga para individu yang ada di klub. Termasuk Josep Guardiola.

Josep Guardiola masih punya kontrak dengan Man City hingga 2021. Namun, sanksi yang diterima Man City diyakini bisa membuat sang manajer meninggalkan Stadion Etihad lebih cepat.

Menurut The Telegraph, Josep Guardiola kini mempertimbangkan dengan serius masa depannya di Man City. Andai sanksi dari UEFA benar-benar diterima Man City, maka opsi pindah ke klub lain bakal diambil pelatih 49 tahun.

Guardiola sudah menjadi bagian dari skuad Man City sejak 2016 lalu. Di pentas domestik, dia cukup sukses dengan memberikan dua gelar juara Premier League. Namun, dia belum mampu meraih gelar juara di Liga Champions.

2 dari 2 halaman

Guardiola Pindah ke Juventus?

Josep Guardiola tidak akan kesulitan mencari klub baru andai pindah dari Man City. Dengan reputasinya yang mentereng, banyak klub yang tertarik meminangnya. Salah satunya adalah Juventus.

Juventus diyakini tidak cukup puas dengan kinerja Maurizio Sarri sebagai pelatih. Andrea Agnelli, presiden Juventus, sudah melakukan pertemuan khusus dan meminta penjelasan atas menurunnya performa Juventus.

Agnelli diyakini tengah menggodok opsi menunjuk Guardiola sebagai pelatih baru Juventus musim depan. Pada awal musim 2019/2020 lalu, Agnelli sempat mendekati Guardiola tetapi sang pelatih masih punya kontrak di Man City.

Sumber: The Telegraph

KOMENTAR

Filip Kostic - Sang Pembuat Perbedaan milik Eintracht Frankfurt