Rashford, Pahlawan Manchester United dan Mimpi Buruk Lawan di Masa Injury Time

Yaumil Azis | 24 Januari 2022, 13:34
Selebrasi Marcus Rashford usai membobol gawang West Ham, Sabtu (22/1/2022) (c) MUFC Official
Selebrasi Marcus Rashford usai membobol gawang West Ham, Sabtu (22/1/2022) (c) MUFC Official

Bola.net - Marcus Rashford adalah pahlawan kemenangan Manchester United ketika bertemu West Ham di ajang Premier League akhir pekan lalu. Berkat golnya di menit-menit akhir, the Red Devils bisa menang dengan skor tipis 1-0.


Manchester United cukup menderita dalam pertandingan yang digelar di Old Trafford tersebut. Kendati mencatatkan 18 kali tembakan, hanya tiga di antaranya yang berhasil menemukan sasaran.

West Ham benar-benar memastikan lini depan the Red Devils tidak berkutik di sepanjang pertandingan. Pemain sekaliber Cristiano Ronaldo sekalipun cuma diberi kesempatan melepas tembakan sebanyak tiga kali.

Pertandingan tampaknya akan berakhir dengan skor imbang sampai Rashford memecah keheningan di Old Trafford. Lewat skema apik dari para striker Rashford melakukan tap-in untuk mengonversi umpan Edinson Cavani jadi gol.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2 halaman

Bukan Pertama Kali Terjadi

Andai berakhir imbang, West Ham juga bisa membawa pulang poin meskipun cuma satu. Tapi Rashford benar-benar melukai mereka dengan golnya di menit-menit akhir laga. Tak ada yang lebih menyakitkan dari gol di masa injury time.

West Ham boleh sedikit bernafas lega, sebab mereka bukan satu-satunya tim yang diperlakukan seperti itu oleh Rashford. Berdasarkan catatan, Rashford menyakiti klub lain dengan gol di masa injury time sebanyak empat kali.

Itu adalah catatan apik Rashford sejak pertama kali menjalani debut bersama Manchester United pada tahun 2016 lalu. Sejauh ini, ia merupakan pemegang rekor terbanyak semenjak Premier League dimulai pada tahun 1992 lalu.

2 dari 2 halaman

Tidak Offside

Gol itu sendiri sempat memicu kontroversi. Beberapa orang meyakini kalau Edinson Cavani telah terperangkap offside dalam proses terciptanya gol. Namun VAR mengintervensi, menyebutkan kalau Cavani berada di posisi onside.

"Saya tahu itu bukan [offside] dari Edi ke saya, dan saya tidak berpikir offside dari Anthony [Martial] ke Edi. Sebelumnya, saya hanya mencoba berlari menuju ke tiang jauh," kata Rashford kepada Sky Sports usai pertandingan.

"Saya merasa bahwa itu adalah gol yang bagus dan syukurnya gol tersebut tetap disahkan," kata penyerang berumur 24 tahun itu lagi.

Gol ini jelas sangat berharga buat Rashford. Selain membantu Manchester United menang, ia juga bisa mengakhiri paceklik golnya yang telah berlangsung selama 11 laga. Gol itu cukup untuk menutup mulut para kritikusnya untuk sementara.

(Mirror)

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR