BERITA JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Pergi ke London, Melihat Kemegahan Markas Arsenal

25-02-2020 19:47 | Serafin Unus Pasi

Penampakan Emirates Stadium  (c) Bola.net/Fitri Apriani Penampakan Emirates Stadium (c) Bola.net/Fitri Apriani

Bola.net - Sayang sekali kalau sudah sampai Inggris tapi tidak ke London, kota terbesar di Britania Raya. Saya pun menyempatkan pergi ke London, setelah melihat latihan terakhir Garuda Select sebelum bertanding melawan Preston North End U-18, Senin (24/2/2020).

Mumpung latihan Garuda Select di Aspray Arena, Willenhall, Walsall, siang sudah selesai, saya langsung bergegas ke Stasiun Birmingham New Street. Sesuai jadwal kereta berangkat pukul 14.10 waktu setempat.

Harga tiket Birmingham-London sebanyak 21 pound sterling atau sekitar Rp 375 ribu. Itu untuk perjalanan pergi dan pulang (PP). Harga tiket tersebut lebih murah dibandingkan dari Birmingham ke Liverpool kemarin.

Tiket Birmingham - London (c) Bola.net/Fitri AprianiTiket Birmingham - London (c) Bola.net/Fitri Apriani

Sepanjang perjalanan, pemandangan yang disuguhkan di dalam kereta nyaris tidak berbeda saat pergi ke Liverpool. Deretan rumah, industri, dan hutan menemani perjalanan di kereta.

Sekitar 2 jam di dalam kereta, terdengar pengumuman kalau sebentar lagi masuk Stasiun London Euston. Waktu menunjukkan pukul 16.21 waktu setempat. Masih belum terlalu gelap.

Saya dan rekan-rekan media dari Indonesia sengaja turun di Stasiun London Euston karena dekat dengan Stadion Emirates. Markas Arsenal FC.

Penampakan Emirates Stadium dari Luar (c) Bola.net/Fitri AprianiPenampakan Emirates Stadium dari Luar (c) Bola.net/Fitri Apriani

Jarak stasiun ke stadion sekitar 2,9 mil. Jadi kami memilih naik taksi untuk menghemat waktu. Perjalanan di taksi hanya 15 menit. Biayanya 14 pound sterling atau sekitar Rp 255 ribu.

Tiba di Stadion Emirates, saya berkeliling untuk melihat-lihat. Di sana banyak sekali patung legenda klub. Oya, kompleks Stadion Emirates ini terbagi menjadi dua tingkat. Atas untuk stadion, bawah untuk megastore. Di sana juga ada museum klub.

Patung Thierry Henry yang berada di luar Emirates Stadium (c) Bola.net/Fitri AprianiPatung Thierry Henry yang berada di luar Emirates Stadium (c) Bola.net/Fitri Apriani

Puas berkeliling di Stadion Emirates yang ikonik, saya beranjak ke pusat kota. Ingin melihat London Bridge yang juga ikonik. Jembatan yang bisa buka dan tutup, kalau ada kapal lewat.

Sebetulnya ingin pergi ke Stadion Stamford Bridge, atau Stadion Tottenham Hotspur yang baru. Namun mengingat waktu yang terbatas, rencana itu tidak bisa terwujud.

Penampakan Megastore Arsenal (c) Bola.net/Fitri AprianiPenampakan Megastore Arsenal (c) Bola.net/Fitri Apriani

Tiba di London Bridge hari sudah gelap. Tidak terlalu lama di sana, saya memutuskan kembali ke Birmingham karena jadwal kereta tidak bisa di kompromi. Walaupun begitu, hati sudah puas karena bisa pergi ke London, sehingga datang ke Inggris terasa sudah lengkap.

(Bola.net/Fitri Apriani)

KOMENTAR